Mengenal Sisi Unik Pakaian Adat Dayak Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat dikenal memiliki beberapa pakaian adat yang memiliki nama dan ciri khasnya masing-masing. Banyak keunikan pada setiap pakaian adat Kalimantan Barat, baik dari segi bahan, motif, ataupun corak. Umumnya, Suku Dayak identik dengan pakaian adat yang berwarna hitam. Model baju tanpa lengan dan tambahan aksesori di beberapa bagian anggota tubuh semakin menambah keunikan pakaian adat ini.

Pakaian adat suku Dayak memiliki sisi unik yang menarik. Mulai dari karakteristik, nama, dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Awalnya, pakaian adat Suku Dayak terbuat dari kulit kayu yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi pakaian berbahan kain. Dulunya, masyarakat suku Dayak memakai baju adat untuk sehari-hari ataupun acara adat, tetapi di masa sekarang, hanya dikenakan untuk acara-acara tertentu, termasuk upacara adat, acara budaya dan, acara perkawinan.

Penasaran dengan keunikan yang dimiliki dan perjalanan sejarah pakaian adat Kalimantan Barat khas suku Dayak ini? Simak ulasan lengkapnya berikut.

Pada awal mulanya, Suku Dayak hanya mengenal dua jenis pakaian, yaitu King Baba untuk laki-laki dan King Bibinge untuk perempuan. Keduanya dibuat dari olahan kulit kayu menjadi lunak hingga menyerupai seperti bahan kain. Kulit kayu yang telah diproses ini disebut kapuo atau ampuro. Konon, keterampilan mengolah kayu menjadi pakaian ini diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang suku Dayak. Pakaian adat Dayak untuk kaum laki-laki disebut King Baba. King berarti pakaian dan baba berarti laki-laki dalam Bahasa Dayak. King Baba terbuat dari kulit kayu tumbuhan endemik Kalimantan yang mengandung serat tinggi.

Dalam proses membuat king baba, kulit kayu dipukul-pukul menggunakan palu bulat di dalam air, sehingga hanya tertinggal seratnya. Jika sudah lentur, bahan serat tersebut dijemur dan dihias dengan lukisan-lukisan etnik khas Dayak. Pewarna yang digunakan pun berbahan alami. Diambil dari tumbuhan atau sumber alam lainnya. Setelah itu, bahan serat dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai rompi tanpa lengan dan celana panjang. Biasanya, pemakaian pakaian ini dikenakan bersama senjata bernama mandau dan sebuah perisai, seakan-akan hendak pergi berperang.

Pakaian adat suku Dayak untuk perempuan (king bibinge) juga dibuat menggunakan cara dan bahan yang sama dengan pakaian adat kaum laki-laki. King bibinge terdiri dari penutup dada, stagen, dan bagian bawah berupa rok. Aksesoris yang digunakan juga lebih bervariasi, seperti kalung, manik-manik, ikat kepala dengan hiasan sehelai bulu burung enggang. Kini, King Baba dan King Bibinge berbahan kulit kayu sudah tidak pernah dibuat lagi semenjak orang-orang Dayak mulai mengenal kain. Seiring perkembangan waktu dan zaman, suku Dayak mulai mengenal kain. Hal ini mengakibatkan pakaian Suku Dayak semakin berkembang dan bervariasi. Uniknya, pakaian adat ini sebagian besar dibuat sendiri oleh si pemakai atau anggota keluarga yang ahli membuat pakaian.

Beberapa pakaian adat Suku Dayak yang terbuat dari bahan kain, sebagai berikut:

Bulang Manik dan King Manik

Bulang Manik dan King Manik adalah pakaian tradisional Suku Dayak yang terbuat dari manik bokok yang umumnya ada di Serawak, Malaysia. Manik-manik tersebut dirangkai menggunakan benang khusus menjadi lembaran, kemudian dilekatkan pada kain hingga menyerupai baju.

Bulang Buri’ dan King Buri’

Pakaian adat suku Dayak ini terbuat dari sejenis kerang laut kecil dan keras yang disebut buri’ dan selembar kain. Kain ini dipakai untuk melekatkan butir-butir buri’ dan dibentuk menjadi selembar baju.

King Tatak

King Tatak merupakan perpaduan antara king manik dan king buri’. Bahan King Tatak terdiri dari manik dan buri’ atau kerang kecil. Manik-maniknya dianyam, kemudian dilekatkan di bagian tengah king, sementara butir-butir buri’ menghiasi bagian atas king.

King Kabo’

Nama King Kabo’ berasal dari hantu raksasa dalam kepercayaan Suku Dayak. Pakaian adat ini memiliki bentuk lebar dan panjang, serta dipadukan dengan celana atau cawat yang kedua bagian ujungnya terjuntai.

King Tompang

King Tompa terbuat dari kain polos berwarna hitam atau biru yang dijahit menjadi bentuk sarung. Pada sisi atas, sisi bawah dan sisi kiri diberi pita dari kain berwarna merah. Di antara pita-pita, terdapat sulaman berbentuk ukiran khas suku Dayak.

Indulu Manik

Pakaian indulu manik hampir menyerupai king manik, yaitu dibuat dari manik boko’ atau manik halus yang dianyam, lalu ditempel pada lembaran kain seukuran dengan panjang yang sama dengan anyaman manik.

Bulang Kuurung

Menurut informasi, Bulang Kuurang dibuat pertama kali sejak suku Dayak mengenal kain. Bentuknya menyerupai baju pada umumnya, terbuat dari kain sesuai warna yang tersedia. Bulang Kuurung terdiri dari beberapa macam model, yaitu baju kuurung sapek tangan atau tanpa lengan, baju kuurung dokot tangan atau berlengan pendek, dan baju kuurung langke tangan atau berlengan panjang. Setelah baju kuurung diciptakan, muncul model-model lain seperti bulang kontong dan bulang kaalawat.

Sama halnya dengan baju adat daerah lain, pakaian adat Kalimantan Barat khas suku Dayak juga dilengkapi dengan perhiasan. atau aksesoris etnik. Berikut adalah jenis-jenis perhiasan yang digunakan perempuan dan kaum laki-laki.

Simbolong, adalah perhiasan untuk sanggul kaum wanita digunakan sehari-hari maupun menghadiri upacara adat. Aksesoris ini memiliki makna simbolik yang berarti si pemakai adalah remaja perempuan.

Hiasan kepala berupa tajuk bulu tantawan dan tajuk bulu arue, digunakan saat upacara sukacita maupun dukacita.

Poosong, adalah perhiasan untuk menghias lubang telinga kaum perempuan. Selain sebagai identitas, Poosong memiliki fungsi estetik untuk memperindah lubang besar pada telinga.

Kalong atau manik pirak untuk memperindah leher seseorang dan bermakna si pemakai mempunyai kemampuan dalam masyarakat.

Kalong manik kalabe adalah kalung khusus dipakai perempuan muda, sedangkan Kalong manik lawang adalah kalung yang bisa dipakai perempuan atau laki-laki.

Tangkalai’ atau sumpae adalah penghias bagian lengan lak-laki dan perempuan.

Isi amas atau gigi emas berfungsi untuk memperindah gigi yang memiliki makna simbolik pemakainya seseorang yang mampu.

Tidak hanya aksesoris, pakaian adat Suku Dayak, khususnya Bulang dan King Manik terdiri dari perpaduan warna dan dihiasi dengan macam-macam bentuk. Uniknya, dibalik warna dan ragam hias ini ada arti tertentu.

Makna Warna Suku Dayak

Warna merah melambangkan rasa kompak, persatuan, dan keberanian dalam membela kebenaran.

Putih melambangkan kesucian dan kemurnian jiwa seseorang atau suatu masyarakat.

Kuning melambangkan rasa keagungan, kejayaan, kemegahan, dan sebagai tanda kehormatan.

Hitam melambangkan suatu kedewasaan dan sebagai lambang berkabung.

Hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran.

Makna Ragam Hias Pakaian Adat Suku Dayak

Bentuk orang atau mantuari menggambarkan kehidupan manusia di alam dunia.

Bentuk binatang memiliki arti adanya kehidupan makhluk binatang di dunia.

Bentuk tumbuhan menggambarkan adanya kehidupan tumbuhan di dunia.

Bentuk benda-benda seperti bintang, bulan, dan matahari menggambarkan adanya kehidupan dalam alam gaib, yakni bintang, bulan, dan matahari dulunya diyakini adalah manusia.

Fakta – Fakta Kota Pontianak, Dari Sungai Terpanjang di Indonesia hingga Kulminasi Matahari

Berhubungan dengan hari jadi Kota Pontianak yang ke – 249, Kita akan membahas sedikit tentang Kota Pontianak yang terkenal dengan Sungai Kapuas hingga Tugu Khatulistiwanya. Seperti yang kita tahu, asal mula nama Kota Pontianak berasal dari bahasa Melayu yang dipercaya memiliki kaitannya dengan kisah Syarif Abdurrahman yang sering diganggu oleh hantu Kuntilanak ketika dia menyusuri Sungai Kapuas.

Kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada 23 Oktober 1771 yang ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal. Pada tahun 1778, Syarif Abdurrahman diangkat menjadi Sultan Pontianak. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Masjid Jami’ (kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadariah yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.

Selain nama Kota Pontianak yang berasal dari nama kuntilanak, fakta lainnya juga tidak kalah menarik loh, apa saja fakta – fakta menarik dari Kota Pontianak? Yuk, kita simak pembahasannya lebih lanjut.

Salah satu kota dengan julukan seribu warung kopi

Jika kalian datang berkunjung ke Kota Pontianak maupun penduduk asli Kota Pontianak pasti tidak akan terkejut jika disetiap pesisir maupun ujung jalan selalu ada warung kopi, dari yang tradisional hingga modern. Kota Pontianak mungkin sudah memiliki seribu warung kopi, banyak ya? Maka dari itu jika berkunjung ke Kota Pontianak tidak pas rasanya jika tidak mengunjungi salah satu warung kopinya, seperti Asiang, Aming, Suka Hati hingga Djaja.

Kota Pontianak Punya Sungai Terpanjang di Indonesia

Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia yang melintasi 5 kawasan, termasuk Pontianak. Panjang perairan ini mencapai 1.143 Km. Sementara itu, lebarnya sekitar 70-150 meter. Jika dilihat dari atas, bentuk Sungai Kapuas seperti ular yang sedang meliuk. Permukaan sungai tampak tenang, tetapi sebenarnya sangat dalam. Adapun ujung sungai dimulai dari Putussibau, kemudian ke Kabupaten Sintang, Sekadau, Sanggau, dan berakhir di Kota Pontianak.

Kota Pontianak yang Mengalami Kulminasi Matahari

Di Kota Pontianak sangat sering melakukan beragam kegiatan menyambut fenomena alam ini, tepatnya di lokasi berdirinya Tugu Khatulistiwa. Tugu Khatulistiwa sebagai letak titik kulminasi Matahari di Kota Pontianak. Masyarakat Kota Pontianak rutin setiap tahunnya melakukan kegiatan untuk menyambut momen spesial tersebut. Kulminasi Matahari biasanya terjadi pada bulan Maret dan September, tepatnya setiap tanggal 21 – 23 Maret dan 21 – 23 September. Detik kulminasi yang menjadi momen langka di dunia ternyata tak hanya menjadi momen menarik bagi pengunjung wisata nusantara, hal ini terlihat dari antusiasnya pengunjung saat mendatangi Tugu Khatulistiwa. Ketika terjadi kulminasi matahari, selain menghilangnya bayangan benda yang tegak lurus,  kulminasi matahari juga sebagai tanda awal perubahan iklim di Indonesia.

Pelampung

Ketika mendengar kata Pelampung  orang pada umumnya berpikir benda berbentuk karet yang digunakan untuk berenang di perairan. Namun, di Kota Pontianak, pelampung artinya kapal ferimoda transportasi air sebagai pengangkut penumpang dan kendaraan. Pelampung tersebut menyebrang dari kota ke Siantan. Untuk jam operasionalnya dimulai dari jam 06.00 hingga 20.00. dan untuk tarifnya sendiri berbeda – beda sesuai dengan jenis penumpang, misalnya pejalan kaki maupun anak sekolah dikenakan Rp500, sepeda motor Rp6.000 jika berboncengan, tetapi jika sendiri hanya dikenakan Rp5.000, beda lagi untuk kendaraan roda empat hingga truk.

Itulah beberapa fakta menarik mengenai Kota Pontianak. Selamat Hari Jadi ke – 249 untuk Kota Pontianak, semoga semakin tangguh dan jaya, terutama dalam menghadapi pandemi.

Jambore Photo Studio, Studio Foto Pertama Yang Menjual Thermos Grafir di Pontianak (Part 2)

Sebelumnya, kita sudah membahas 5 jenis thermos yang tersedia di Jambore Photo Studio. Dan lagi sebagai reminder bahwa Jambore Photo Studio beralamat di Jalan Gajah Mada No. 54c, tepat di samping KFC (Kentucky Fried Chicken). Selain menjual jasa fotografi, Jambore Photo Studio juga menjual produk thermos dan grafir.

Dari 11 jenis thermos, kita sudah membahas 5 thermos, nah masih banyak lagi loh jenis thermos yang harus kalian miliki. Selain bisa custom nama, harga juga affordable hingga model thermos yang modis. Thermosnya sendiri memiliki berbagai macam model, warna serta ukuran. Untuk ukurannya sendiri thermosnya dimulai dari 330ml hingga 750ml. Harga juga sangat terjangkau dan tentu saja sesuai dengan masing – masing kualitas thermos. Yuk, kita lihat apa lagi thermos yang ada di Jambore Photo Studio, siapa tau menjadi ide untuk kalian yang ingin memberikan kado/hadiah untuk orang tersayang.

Manitoba 500ml

Untuk thermos yang satu ini bentuknya sangat simple tapi tidak meninggalkan kesan mewahnya. Pas banget untuk bekal teh maupun kopi karena jangka waktu untuk air hangat dan dinginnya yang lama. Manitoba memiliki 2 jenis warna, yaitu merah dan hitam. Harganya cukup terbilang mahal yaitu Rp115.000, kenapa harganya sedikit lebih mahal daripada yang lain? Kembali lagi, yaitu karena kualitasnya serta bahan stainless steel nya yang tebal.

Semeru 750ml

Semeru merupakan salah satu thermos yang memiliki volume terbesar dari semua varian thermos yang kita miliki. Semeru sendiri hanya memiliki 1 jenis warna, yaitu hitam. Semeru memiliki tutup yang bisa sekaligus menjadi pegangan, jadi mudah dibawa kemana – mana. Harga untuk thermos semeru yaitu Rp80.000. kualitas thermosnya jangan diragukan lagi, semua hampir sama, dari bahan maupun jangka waktu ketahanannya.

Volga 500ml

Sama dengan semeru, Volga hanya memiliki 1 varian warna, yaitu hitam. Harga untuk thermos Volga Rp90.000. Kualitas thermosnya juga jangan diragukan lagi, semua hampir sama, dari bahan maupun jangka waktu ketahanannya.

Baikal 500ml

Untuk thermos yang satu ini bentuknya sangat lucu, pas untuk anak – anak bekal. Selain bentuknya yang lucu, warna – warnanya juga lucu loh, ada warna biru, merah, hitam, putih, hijau serta silver. Harganya yaitu Rp80.000. Baikal merupakan salah satu thermos yang praktis, karena tutupnya sendiri bisa langsung dijadikan gelas.

Omaha 350ml

Serupa dengan Manitoba, seperti Manitoba versi kecil, bedanya hanya di ukuran dan tutupnya. Bagian tutup Omaha bisa dijadikan untuk pegangan, dan sizenya lebih kecil 150ml daripada Manitoba. Untuk warna sendiri Omaha memiliki 4 varian warna, yaitu merah, biru, hitam dan putih. Harganya Rp90.000, kenapa mahal? Karena kualitasnya setara dengan Manitoba dan bahan dindingnya double stainless steel, membuat air hangat maupun dingin jadi lebih lama bertahan.

Mug Leisure 330ml

Bukan thermos, tapi mug leisure memiliki bahan yang sama dengan thermos lainnya, yaitu stainless steel. Yang suka minum kopi atau teh hangat wajib banget punya Mug Leisure, karena bisa bikin kopi maupun teh kalian hangat lebih lama. Mug leisure memiliki 4 varian warna, yaitu hitam, bronze, gold dan putih. Mug Leisure dipatok seharga Rp90.000.

Keren – keren kan thermosnya? Yuk, yang mau order bisa langsung ke Jambore Photo Studio atau bisa juga hubungi kami via WhatsApp 0813-8540-0417. Selain thermos, Jambore Photo Studio juga terima jasa grafir.

Jambore Photo Studio, Studio Foto Pertama Yang Menjual Thermos Grafir di Pontianak (Part 1)

Siapa yang tidak mengenal Jambore Photo Studio? Tentu saja masyarakat Pontianak sudah mengenal dan sangat familiar dengan Jambore Photo Studio. Jambore Photo Studio beralamat di Jalan Gajah Mada No. 54c, tepat di samping KFC (Kentucky Fried Chicken). Selain menjual jasa fotografi, Jambore Photo Studio juga menjual produk thermos dan grafir.

Sejauh ini sudah ada 11 jenis thermos yang ditawarkan oleh Jambore Photo Studio dengan berbagai macam model, warna serta ukuran. Untuk ukurannya sendiri thermosnya dimulai dari 330ml hingga 750ml. Harga juga sangat terjangkau dan tentu saja sesuai dengan masing – masing kualitas thermos. Yuk, kita lihat apa saja thermos yang ada di Jambore Photo Studio, siapa tau menjadi ide untuk kalian yang ingin memberikan kado/hadiah untuk orang tersayang.

Thermos Flip 500ml

Flip 500ml merupakan salah satu thermos yang affordable, harganya yang super murah tapi tidak melupakan kualitasnya. Untuk durasi ketahanannya sendiri hampir semua thermos sama, air hangat kira – kira 5 -6 jam dan untuk dingin 8 hingga 12 jam. Flip 500ml salah satu thermos yang memiliki banyak varian warna, dari merah, hitam, putih, gold, pink hingga tosca. Harganya sendiri yaitu Rp75.000.

Thermos Flip 400ml

Flip 400ml ini juga tidak loh dari flip 500ml, walaupun kapasitasnya lebih kecil kualitasnya tetap sama, maka dari itu harganya juga sama. Flip 400ml sendiri tidak terlalu banyak varian warna, hanya ada warna hitam, merah, putih dan gold. Harganya sendiri seperti yang dikatakan di awal, sama dengan flip 500ml, yaitu Rp75.000.

Thermos Flip 350ml

Untuk thermos yang satu ini bentuknya sangat lucu, pas untuk anak – anak bekal. Selain bentuknya yang lucu, warna – warnanya juga lucu loh, ada warna biru muda, pink pastel, hitam dan putih. Harganya yaitu Rp73.000, kenapa harganya kurang lebih sama dengan flip 500ml dan flip 400ml padahal kapasitasnya lebih kecil? Kembali lagi, yaitu karena kualitasnya yang sama dengan flip 500ml dan 400ml, dari kualitas maupun durasi ketahanan juga sama. Thermos flip 350ml juga cocok untuk dijadikan sebagai hadiah.

Thermos Flip Matte 500ml

Sama dengan flip 500ml, bedanya hanya diwarna. Flip 500ml warnanya lebih glossy, sedangkan ini matte. Warna matte sekarang banyak menjadi pilihan masyarakat karena sebagian menganggapnya lucu, feminim dan masih banyak lagi. Warna – warna yang tersedia yaitu ada rose gold, hitam, biru dan merah.

Thermos Twist 500ml

Kenapa diberi nama Twist 500ml? sudah jelas bukan cara membuka thermosnya yaitu dengan cara diputar atau dalam bahasa inggrisnya twist. Twist 500ml sendiri sejak awal sudah menjadi best seller. Banyak sekali konsumen yang memilih twist 500ml ini sebagai personal bottle maupun hadiah. Warna yang tersedia yaitu ada biru, hitam, merah, hijau hingga silver.

Masih banyak jenis thermos lainnya yang akan kita bahas di part 2 nya ya. Stay tuned, readers.

Produk Unggulan UMKM Kalbar Yang Cocok Jadi Cenderamata

Selain mendukung perkembangan UMKM, dengan berbelanja produk UMKM sendiri dapat membantu kemajuan UMKM Indonesia, terutama masing – masing UMKM yang ada di kota kalian. Salah satu komunitas di Pontianak yang membantu perkembangan dan kemajuan UMKM untuk di kenal di seluruh Indonesia yaitu UMKM Kalbar.

UMKM Kalbar didirikan pada awal tahun 2019 dengan tujuan sebagai sarana konsultasi dan wadah menjalin kerjasama dengan berbagai UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Provinsi Kalimantan Barat.

Sudah banyak produk yang dipasarkan oleh UMKM Kalbar, diantaranya ada Sambal Tempoyak hingga Tengkawang. Produk – produk yang dipasarkan yaitu produk – produk hasil kreatifitas dan keahlian masyarakat Kalimantan Barat.

Diantara semua produk UMKM yang dipasarkan, ada beberapa produk unggulan yang cocok menjadi oleh – oleh atau cenderamata untuk kalian berikan sebagai hadiah jika kalian berkunjung ke Kalimantan Barat. Produk apa saja yang cocok dijadikan sebagai cenderamata atau oleh – oleh? Yuk, kita bahas satu per satu.

Kopi Surya

Kopi Surya merupakan produk unggulan dan kebanggaan Kalimantan Barat. Sudah berdiri selama 20 tahun lamanya, pasti semua sudah sangat familiar dengan Kopi Surya. Terkenal dengan kopi robustanya membuat Kopi Surya mampu berkembang dan maju hingga sekarang. Banyak sekali Warung Kopi maupun cafe menggunakan Kopi Surya sebagai bubuk kopi pilihan mereka.

Bagi kalian yang memiliki keluarga, kerabat maupun orang tersayang yang sangat menyukai kopi, wajib untuk kalian berikan Kopi Surya sebagai cenderamata. Harga Kopi Surya sendiri sangat terjangkau, dari Rp20.000 hingga Rp35.000, tergantung size yang dipilih. Kopi Surya bisa kalian dapatkan di website kami, supermarket maupun pabriknya langsung.

Sambal Tempoyak Sedap78

Sebagian masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak familiar dengan Sambal Tempoyak, terkecuali masyarakat Kalimantan Barat. Berbahan dasar dari durian, banyak yang merasa aneh kenapa bisa sambal berbahan dasar durian, apalagi bagi orang – orang yang tidak menyukai durian. Biasa ada yang tidak menyukai baunya, ada juga yang tidak menyukai rasanya. Tetapi, bagi masyarakat Kalimantan Barat, sambal tempoyak merupakan makanan ciri khas Kalimantan Barat.

Banyak masyarakat dari luar pulau Kalimantan Barat membeli Sambal Tempoyak untuk memenuhi rasa penasaran mereka. Bu Indri sendiri selaku pendiri Sambal Tempoyak Sedap78 sangat tidak menyangka banyak masyarakat yang antusias akan produknya. Hingga saat ini Sambal Tempoyak Sedap78 sudah memiliki 4 jenis Tempoyak, yaitu Sambal Tempoyak, Tempoyak Goreng, Sambal Tempoyak Udang dan Sambal Tempoyak Petai. Untuk harganya dimulai dari Rp31.500 hingga Rp33.000.

Teen’s Sirup Limau

Teen’s merupakan sirup yang terbuat dari sari asli jeruk limau khas Pontianak. Jeruk limau yang digunakan pastinya merupakan jeruk limau pilihan yang berkualitas. Jeruk limau yang digunakan ini sangat digemari oleh masyarakat Kalimantan Barat sebagai pelengkap atau bumbu untuk dikonsumsi bersamaan dengan berbagai makanan, misalnya bakso ataupun mie. Uniknya, Teen’s dapat digunakan sebagai sambal cocolan gorengan hingga saus toping untuk masakan.

Untuk penyajiannya juga praktis, bisa diseduh menggunakan air dingin maupun air panas/hangat. Teen’s sendiri menjadi salah satu cenderamata yang praktis dan mudah dibawa. Untuk harga perbotolnya yaitu Rp23.000, selain praktis dan murah meriah, Teen’s bisa disimpan hingga 1 tahun.

Semprong Jawi

Semprong merupakan kue kering tradisional khas Indonesia yang berbahan baku santan kelapa, ciri khasnya yang berbentuk silinder. Kue Semprong sendiri dipercayai pertama kali dibawa oleh Bangsa Portugis, karena kue semprong mirip sekali dengan kue krumkake yang asalnya dari Norwegia. Hanya saja bahan dan bentuk kue tersebut sudah dimodifikasi. Kalau kue semprong terdapat rasa gurih dari santan, krumkake tidak menggunakan santan.

Kue semprong sendiri, selain menjadi hidangan untuk lebaran, bisa juga menjadi cemilan untuk menemani kalian santai sambil minum teh maupun kopi. Harga Semprong Jawi sendiri sangat terjangkau, yaitu hanya Rp20.000/bungkus.

Coffee Shop Modern Kian Merajalela

Saat ini sudah banyak sekali coffee shop modern memenuhi Kota Pontianak, kemanapun kalian pergi pasti akan menemukan coffee shop. Apa bedanya coffee shop modern dan warung kopi? Bedanya, warung kopi masih menggunakan cara tradisional untuk pembuatan atau penyajian kopinya, sedangkan coffee shop modern sudah menggunakan alat atau mesin yang membuatnya lebih praktis dan cepat.

Di awali dengan ramainya peminat pada coffee shop seperti Janji Jiwa hingga Lokale, sekarang banyak para wirausaha yang membuat coffee shop dengan brandnya sendiri, diantaranya ada Ngopidiaphen, Saca Coffee, Nitis dan Bermuda, yang lebih detailnya akan kita bahas dalam artikel ini.

Ngopidiaphen

Ngopidiaphen merupakan coffee shop milik salah satu musisi dari Band terkenal di Pontianak, yaitu Coffternoon, pasti kalian sangat familiar dengan Band tersebut kan? Nah, ngopidiaphen berlokasi di Jl Parit H. Husin II, tepatnya tidak jauh dari Ranels. Berawal dari indoor, sekarang ngopidiaphen bisa outdoor juga yang pastinya bikin kumpul jadi lebih seru. Menu andalan dari ngopidiaphen yaitu Kophen, perpaduan kopi dan susu serta es yang membuat rasanya lebih creamy, pas untuk kalian yang suka banget dengan kopi susu. Harga dibandrol dari 15ribu – 20ribu dan jam operasionalnya dari jam 09.00 – 23.00.

SACA Coffee

Sumber: Instagram @sacacoffee

SACA Coffee masih anget loh a.k.a masih baru banget. Opening pada tanggal 29 Agustus 2020 tapi sudah banyak menarik minat para pecinta coffee shop. SACA Coffee berlokasi di Jl Reformasi No. 30, tidak jauh dari perkotaan, kalian bisa lewat Jl Sepakat maupun Jl Parit H. Husin II. Tempatnya yang dominan dinding, atap transparan membuat SACA Coffee memiliki kesan outdoor yang seru. Desain coffee shop yang minimalis, dominan warna abu – abu membuatnya lebih aesthetic. Untuk menunya sendiri, SACA Coffee memiliki signature drink yaitu Lemonpresso. Lemonpresso merupakan campuran antara lemon dan espresso yang pastinya untuk menghalau panasnya Pontianak belakangan ini, cocok untuk kalian yang mendambakan kesegaran dari sebuah perpaduan lemon dan espresso. Untuk jam operasionalnya, SACA Coffee buka dari jam 08.00 – 22.00.

NITIS

NITIS sendiri tidak kalah baru dari SACA Coffee, Officially open pada bulan Agustus, sekitar pertengahan. NITIS beralamat di Jl Ar. Hakim, tepatnya di belakang Matahari Mall. NITIS Menggunakan konsep minimalis, dark mode, tidak ada warna lain selain hitam, abu – abu dan putih, membuat kesannya sangat tenang dan ekslusif. Selain indoor, NITIS juga ada outdoornya, jadi buat kalian yang ingin ngopi sore – sore sambil nikmatin senja, boleh banget ke NITIS dan nongkrong di luarnya, dijamin cozy. Jam operasional NITIS yaitu dari jam 15.00 – 23.00.

Bermuda Coffee

Siapa yang tidak asing dengan Bermuda Coffee? Selain ada di Jl H. Siradj No. 30, Bermuda Coffee juga ada di Jl Pulau We, satu lokasi dengan empek – empek Nurali. Tempatnya kurang lebih sama dengan NITIS. Untuk indoor, mereka memiliki space yang kecil, tetapi sangat luas untuk bagian outdoornya. Tempatnya seru untuk kumpul bersama teman, keluarga maupun gebetan. Bagi saya menu paling rekomen dari Bermuda Coffee yaitu Es Kopi Susu Bermuda. Rasanya pas, tidak pahit dan tidak juga manis. Untuk harga sendiri Bermuda Coffee bisa tergolong mahal. Harganya dibandrol dari 18ribu hingga 28ribu. Bermuda Coffee buka dari jam 09.00 – 00.00, pas banget untuk malam mingguan ya.

Jajanan Khas Lokal Kota Pontianak Yang Menggiurkan

Jika sudah berkunjung ke suatu kota, tidak pas rasanya jika tidak mencicipi jajanan khas kota tersebut, terutama jika kalian berkunjung ke Kota Pontianak yang kaya akan jajanan khasnya. Tak hanya populer dengan pisang gorengnya yang manis nan legit, Kota Pontianak rupanya masih memiliki aneka jajanan lain yang pastinya menggugah selera dan menggiurkan. Dengan cita rasanya yang lezat dan nikmat, menjadikan jajanan khas Ibu kota Kalimantan Barat ini selalu disukai penikmat kuliner maupun non kuliner.

Jajanan khas Kota Pontianak bisa kalian dapatkan hampir di setiap sudut kota. Jadi, jajanan apa saja yang khas di Kota Pontianak? Yuk, simak ulasannya!

Pisang Goreng Srikaya Suka Hati

Sumber: Google Image Search

Pisang goreng srikaya ini seperti jajanan nomor 1 di Kota Pontianak, karena di kota Pontianak ada banyak banget warung kopi yang menyediakan pisang goreng dan pisang goreng srikaya ini merupakan perpaduan yang sempurna untuk ngopi.

Pisang goreng srikaya yang sudah melegenda tentu saja Suka Hati. Masyarakat Pontianak pasti sudah tidak asing dengan Suka Hati karena sudah berdiri sejak tahun 1940. Letaknya berada di pecinan tua Jalan Tanjung Pura, tidak jauh dari Pasar Tengah.

Untuk srikayanya sendiri merupakan selai homemade alias produksi sendiri yang terbuat dari telur bebek dan gula. Biasanya mereka menggunakan selai ini sebagai topping pisang goreng, roti hingga keladi, tapi kembali  lagi ke selera masing – masing. Untuk dapat menikmati pisang goreng srikaya ini kalian hanya butuh Rp5.000 untuk setiap porsinya.

Chai Kwe

Sumber: Google Image Search

Siapa yang tidak mengetahui Chai Kwe? Makanan khas Tiochiu ini biasanya dikenal dengan nama Choipan. Tenang, ini halal kok karena hanya terbuat dari tepung dan sayuran saja, biasanya bengkoang dan kucai.

Chai Kwe bisa kalian temukan di D’bamboo, Chai Kwe Siam maupun Gleam Café. Biasanya chai kwe di bagi jadi 2, chai kwe biasa dan chai kwe Singkawang, perbedaan hanya dibagian kulit luarnya saja, tebal atau tipis. Untuk harganya sendiri Rp1.200 per chai kwe nya.

Es Krim Angi

Sumber: Google Image Search

Es Krim Angi atau biasa dikenal dengan nama Es Krim Petrus. Wajib banget kamu samperin karena ini es krimnya homemade, rasa buahnya terasa, susunya juga. Es Krim Angi terletak di Jalan K.S Tubun, tepatnya di depan Sekolah Santu Petrus. Yang unik dari Es Krim yaitu mereka menggunakan batok kelapa utuh sebagai wadahnya. Satu porsi es krim angi berisi 2 hingga 3 scoop es krim, kacang merah, cincau, agar-agar, lalu disiram dengan lelehan cokelat. Untuk harganya dibandrol dari Rp16.000.

Ce Hun Tiau

Sumber: Google Image Search

Selain es krim Angi, Kota Pontianak masih memiliki minuman lain yang tak kalah segarnya, yaitu Ce Hun Tiau. Ce Hun Tiau selain menyegarkan bisa membuat kita cepat kenyang. Ce Hun Tiau ini disajikan dengan 7 komposisi bahan, yaitu ketan hitam, kacang merah, cincau, bongko, santan, gula merah cair, dan ce hun tiau itu sendiri. Ce Hun Tiau itu sejenis cendol  berwarna putih yang terbuat dari tepung dan berbentuk panjang seperti mie.

Ce Hun Tiau bisa kalian dapatkan di jalan Waru. Tinggal kalian pilih ingin coba yang mana. Untuk harganya sekitaran Rp8.000.

Pulau Lemukutan, Destinasi Seru Untuk Liburan Super Hemat

Pulau Lemukutan menjadi salah satu pesona wisata di Kalimantan Barat. Kondisi hutan tropis yang masih sangat dijaga oleh masayarakat setempat menjadikan tempat ini masih begitu bersih dan alami. Keindahan air laut yang jernih nan indah, pantai yang alami, dan suasana masyarakat yang ramah yang bisa kalian nikmati di Pulau Lemukutan. Udara yang masih segar dan jauh dari suasana kota menjadi nilai tambah dari pulau Lemukutan.

Untuk pergi ke pulau Lemukutan, kalian harus menaiki kapal atau yang biasa disebut motor air dari dermaga Teluk Suak. Waktu untuk sampai hingga pulau Lemukutan kurang lebih 1 jam 20 menit. Biasanya ketika cuaca tidak bersahabat, penyeberangan dialihkan ke Pantai Samudra Indah yang mana kita harus membayar 10rb saja jika hanya ingin masuk untuk menyebrang, ini hanya tiket masuk saja ya bukan tiket untuk kapal penyeberangan.

Selama perjalanan menuju pulau Lemukutan menggunakan kapal, kalian akan disuguhi pemandangan laut yang indah. Warna air laut yang berubah – ubah dari cokelat, hijau, biru, hijau tua, dan biru bening menjadi pemandangan yang unik.

Dengan pemandangan ini, kalian tidak perlu khawatir akan merasa bosan atau mengantuk karena keindahan yang ada di pulau Lemukutan siap membayar semua rasa penat dan lelah dari perjalanan menuju lokasi, tapi siap – siap untuk berhimpitan ya.

Kembali ke topik pulau Lemukutan merupakan destinasi liburan yang super hemat, kenapa bisa? Karena bagi kalian yang memang asli Kalimantan Barat, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket pesawat, kalian hanya perlu menyiapkan budget untuk penginapan, penyeberangan dan konsumsi (makan).

Tapi jangan khawatir, sekarang banyak banget tim, agen, tour guide yang menyediakan paket hemat untuk liburan ke pulau Lemukutan. Pada 16 Agustus kemarin, saya berlibur ke pulau Lemukutan menggunakan jasa tour guide dari Mas Yendi. Saya menemukan kontak beliau melalui Sosial Media, Instagram (bisa di cek langsung ke @Pulau.Lemukutan). Banyak banget paket yang ditawarkan beliau, dari 240ribu hingga 420ribu per orang, tinggal kalian sesuaikan saja dengan budget yang tersedia. Awalnya bingung harus memilih paket yang mana, karena semuanya menarik, jadi saya memutuskan menggunakan paket Ekonomis 2 Hari 1 Malam seharga 330ribu per orang.

Paket ini menyiapkan fasilitas penginapan, makan siang dan malam, snorkeling beserta alatnya di 2 spot terbaik selama 4 jam. Makanan yang disediakan sangat nyaman, kemarin saya mendapatkan ikan kakap merah asam pedas, telor, nasi yang banyak, sambal teri yang pedes, sayur sop dan banyak lagi. Kebetulan kemarin kamar penuh jadi saya mendapatkan kamar yang terdapat kamar mandi di dalamnya, seharusnya bukan yang ada kamar mandi di dalam kamar hihi rezeki ya.

Mas Yendi merupakan tour guide yang terpercaya, sangat mengenal Lemukutan dengan baik, sudah memiliki license untuk snorkeling serta scuba jadi kalian yang tidak pernah atau tidak bisa berenang jangan khawatir, pasti dikawal Mas Yendi dan rekannya di Lemukutan, yaitu Mas Memet.

Bagi saya, liburan hanya mengeluarkan 330ribu itu sangat worth it. Dari penginapan, makanan, pelayanan sangat baik, sangat recommend untuk kalian yang ingin melepas penat tapi keuangan sedang pas – pasan. Serunya liburan di pulau Lemukutan sendiri seperti yang saya katakan di awal, sangat jauh dari hiru pikuk perkotaan dan dengan terbatasnya jaringan seluler di pulau ini membuat liburan kalian sangat efektif dan fokus tanpa gangguan handphone, tapi untuk listrik sendiri hanya tersedia di malam hari ya dari jam 16.00 – 06.00.

Bagaimana? Seru dan hemat kan? Yuk, buruan liburan ke Pulau Lemukutan, di jamin worth it dan super hemat.

4 Pantai Wajib Kamu Datangi di Kalimantan Barat

Tidak hanya Bali yang terkenal akan Pantai Kuta nya atau Yogyakarta yang terkenal dengan Pantai Parangtritis, Kalimantan Barat juga memiliki pantai – pantai yang tidak kalah menarik loh. Untuk budget sendiri terjamin pasti lebih murah. Dari sekian banyak pantai, kita akan bahas 4 pantai mana saja yang wajib kalian datangi jika berkunjung ke Kalimantan Barat.

Pantai Temajuk

Sumber: Google Image Search

Pantai Temajuk adalah daerah yang paling diminati para penggemar wisata pantai. Pantai Temajuk berada di  Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Di Pantai Temajuk ini, kalian dapat menikmati view dengan berjalan – jalan di tepi pantai atau bisa juga jika ingin berenang. Bulan Oktober – Februari merupakan waktu yang tepat bagi wisatawan untuk berkunjung karena angin cukup kencang dan tinggi gelombang di pantai ini bisa mencapai 2 meter, bahkan lebih. Di Pantai Temajuk yang sangat panjang, kalian bisa melihat pemandangan yang sangat indah, terutama pada saat sunset, jangan sampai melewatkan detik – detik matahari tenggelam yang indah dari Pantai Temajuk.

Kalian juga bisa menikmati pemandangan bawah laut dengan melakukan snorkeling. Keseruan di Pantai Temajuk bukan hanya keindahan pantainya, jika kalian beruntung, kalian bisa melihat salah satu hewan yang termasuk langka dan dilindungi yaitu Penyu.

Lemukutan

Sumber: Google Image Search

Lemukutan merupakan salah satu pulau terbaik yang ada di Kalimantan Barat. Pulau ini lebih dikenal dengan Pulau Lemukutan Singkawang. Pulau ini terkenal karena keindahan bawah lautnya. Hal ini membuat para pecinta snorkeling berdatangan ke Pulau Lemukutan. Pulau Lemukutan terletak di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Nama Pulau Lemukutan berasal dari nama Desa Lemukutan. Desa Lemukutan sendiri memiliki banyak tanjung dan teluk, salah satunya adalah tanjung Meruhum dan teluk Suak.

Keindahan bawah laut yang ditawarkan oleh pulau ini berupa terumbu karang, teripang, bulu babi dan masih banyak lagi. Ada banyak ikan kecil yang jarang kita temui ada di pulau ini. Di Pulau Lemukutan terdapat kerang Kima. Kerang Kima merupakan salah satu jenis kerang yang dilindungi di Pulau ini.

Kalian harus menyiapkan budget sekitar 200 ribu hingga 500 ribu untuk menikmati keindahan Pulau Lemukutan. Ada banyak paket yang ditawarkan tinggal kalian pilih mana yang sesuai dengan budget kalian.

Pantai Pulau Datok

Sumber: Google Image Search

Pantai Pulau Datok merupakan salah satu pantai yang belum terlalu terkenal di Indonesia. Kawasan pantai ini tergolong sepi. Letaknya tidak jauh dari kota Sukadana, ibu kota Kabupaten Kayong Utara.

Jalan menuju pantai ini relatif nyaman karena telah diaspal. Letak objek wisata ini juga bisa ditempuh melalui jalan air. Bila kalian dari kota Pontianak dapat menuju kawasan ini menggunakan speed boat dari pelabuhan SENG HI ke Sukadana, kemudian dilanjutkan dengan perjalan darat sekitar 3 km.

Bagi kalian yang menyukai kesunyian, pantai ini pas untuk kalian, karena pantai ini tergolong sepi, jadi kalian dapat menikmati kesendirian ditemani suara ombak, suara binatang – binatang dan hembusan angin. Di sepanjang pantai ini juga banyak terdapat pohon Manggis yang bermanfaat untuk melindungi pengunjung dari sinar matahari dan pada sore harinya kita dapat menikmati matahari terbenam. Kalian juga dapat menikmati hamparan pasir putih yang tenang dengan ombak yang relatif kecil. 

Pantai Pulau Datok memiliki berbagai jenis serangga yang suaranya masih bisa jelas kalian dengar ketika berkunjung kesana. Pagi hari kita dapat mendengar Owa – Owa karena lokasi ini berdekatan dengan Gunung Peramas. Pantai ini jelas merupakan tempat yang cocok dan menyenangkan untuk bersantai serta menikmati waktu sendiri.

Randayan

Sumber: Google Image Search

Bagi yang menginginkan ketenangan senta mencari tempat yang jauh dari keramaian, Pulau Randayan menjadi salah satu tempat yang tepat. Datang ke pulau ini layaknya berlibur di pulau pribadi tanpa adanya gangguan.

Keindahan wisata bawah laut sekitar pulau masih terjaga dengan baik. Hal ini karena kawasan ini masuk dalam kawasan koservasi Kabupaten Bengkayang. Keindahan Pulau ini juga dilengkapi dengan berbagai pohon – pohon rindang dan hijau. Ditambah dengan pasir pantai yang putih dan hamparan batu yang akan membuat kalian nyaman saat berada di sana.

Pulau Randayan yang terletak di kabupaten Bengkayang kalimantan barat, merupakan salah satu pulau di kepulauan Lemukutan Besar yang terletak Laut Cina Selatan dan bagian timur pulau Kalimantan. Jadi, Pulau Randayan masih tetangga dengan Pulau Lemukutan dan pastinya tidak kalah menarik untuk kalian kunjungi.

Perkembangan Cafe Dan Warkop Di Kala Pandemi

Seperti yang kita tahu bahwa sekarang Indonesia, bahkan dunia sedang menghadapi pandemi Covid-19. Banyak perusahaan, kecil atau besar yg menutup perusahaan atau mengurangi karyawan dan ada juga yg memotong gaji karyawan karena tidak sanggup menanggung biaya keseluruhan. UMKM juga banyak yang tutup untuk permanen atau tutup hanya sementara. Di Kota Pontianak banyak cafe – cafe atau warkop yang tutup sementara hingga pandemi mereda. Selama tutup mereka merumahkan karyawannya atau ada juga yg langsung meng-PHK karyawan karena tidak mampu untuk membayar gaji mereka.

Kita tidak akan membahas gaji, karyawan yg dirumahkan atau karyawan yg diberhentikan, tetapi kita akan membahas bagaimana perkembangan cafe – cafe serta warkop yang masih berusaha bangun di kala pandemi.

Seperti yang kita tahu, protokol kesehatan melarang kita untuk berkumpul di suatu tempat, sedangkan cafe – cafe dan warkop identik dengan tempat berkumpulnya manusia, terutama anak – anak muda yang hobi nongkrong. Maka dari itu ada beberapa cafe/warkop yang membatasi pengunjung yg datang, biasanya dibatasi 1 meja untuk berdua.

Cafe dan juga warkop banyak yang melarang pengunjung yang tidak menggunakan masker untuk masuk ke dalam cafe/warkop demi mengikuti aturan pemerintah, dan mereka juga menyediakan tempat cuci tangan di luar cafe/warkop agar pengunjung yang masuk bisa cuci tangan terlebih dahulu.

Sumber: Intim Cafe

Harus diakui sekarang masyarakat sudah banyak beraktivitas di luar rumah, khususnya para pekerja kantoran, para pelaku umkm, dan yang lainnya yang mengharuskan mereka ke luar rumah. Anak sekolah masih diberlakukan untuk melakukan sekolah online sampai waktu yang belum ditentukan, tetapi untuk anak yang berada di zona hijau dikatakan bisa bersekolah kembali karena sekolah akan segera dibuka.

Kembali ke cafe dan warkop yang ada di Pontianak, bagaimana mereka bertahan di kala pandemi? Nah, untuk yang pasti bisa bertahan khususnya mereka yang sudah memiliki brand awareness di masyarakat. Mereka yang sudah dikenali akan lebih mudah untuk tetap bertahan karena loyalitas konsumen mereka yang juga bertahan.

Awalnya cafe/warkop buka hanya melayani pesanan take away, tetapi sekarang dengan protokol yang mereka sudah bisa melayani untuk dine in, tentunya dengan kapasitas yang dibatasi. Bisa kita lihat sekarang warkop/cafe sudah semakin ramai, banyak masyarakat yang masih berkumpul di satu tempat.

Walaupun masih banyak yang dine in, yang take away juga masih banyak, khususnya para pengguna Gojek dan Grab. Biasanya yang menggunakan jasa Gojek atau Grab mereka yang tidak sempat untuk keluar atau ada yang masih takut untuk keluar rumah.

Bagi saya, cafe – cafe dan warkop masih sangat berkembang di Kota Pontianak karena antusiasme anak muda untuk nongkrong atau menghabiskan waktu di luar sangat tinggi walaupun masih dalam masa pandemi. Cafe – cafe dan warkop harus beradaptasi dalam perubahan yang disebut “New Normal” dan tetap mengikuti aturan hingga protokol dari pemerintah demi keberlangsungan maupun perkembangan cafe serta warkop.

Masyarakat juga dihimbau untuk lebih memerhatikan kebersihan, rajin mencuci tangan, menggunakan sabun maupun handsanitizer, menjaga jarak serta jangan lupa menggunakan masker ketika keluar rumah.

Baca juga: https://umkmkalbar.id/info-umkm/bagaimana-umkm-di-kalbar-dan-indonesia-bisa-bertahan

Baca juga: https://umkmkalbar.id/info-umkm/minimol-alternatif-belanja-ke-pasar-di-tengah-pandemi/