Cara Mengatasi Kegabutan Saat Isoman (Isolasi Mandiri) di Rumah

Mengharuskan terus di rumah untuk isoman memang efektif dari penyebaran virus, namun terkadang kita pasti sering merasa bosan bahkan jenuh, terutama pata ekstrovert. Padahal aktivitas isolasi mandiri atau isoman ini bisa kita manfaatkan untuk melakukan hal-hal menyenangkan dan anti bosan. Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, kegiatan ini juga sangat berguna bagi mental kita yang tengah mengalami isoman. Berikut beberapa kegiatan yang bisa kalian lakukan di rumah saat isolasi mandiri, dijamin makin makin menyenangkan tidak biking abut.

Dekorasi Rumah

Google Image Search

Bagi kalian yang memiliki banyak furniture lucu, mungkin akan mempertimbangkan hal ini. Karena mengubah tata letak atau menambah barang baru merupakan hal yang menyenangkan.

Misalnya kalian ingin mengubah posisi tempat tidur, membereskan barang yang sudah lama menumpuk di lemari atau barang yang sudah tidak terpakai. Apapun yang membuat kalian nyaman dan tidak merasa bosan. Dekorasi baru di ruang isolasi pun mampu menyegarkan pikiran selama di rumah.

Nonton Film atau Serial Favorit

Google Image Search

Tidak ada salahnya mencoba menonton serial atau film yang bikin menguras emosi. Banyak rekomendasi drama Korea yang baru tayang atau film baru di layanan streaming yang bisa ditonton untuk mengisi waktu luang.

Kalau suntuk dan bosan, kalian bisa menonton film bergenre komedi, selain menghibur, bisa juga suasana hati jadi lebih baik dan imunitas meningkat, jangan lupa juga dengan asupan makan yang bergizi serta selalu jaga kebersihan ya.

Membersihkan Ruangan

Google Image Search

Isolasi mandiri bukan alas an untuk tidak memperlakukan hidup lebih baik dan bersih loh. Salah satunya seperti membersihkan ruangan adalah hal penting ketika isoman. Selain wajib memperhatikan sirkulasi udara kalian yang menjalankan isolasi mandiri juga harus rutin membersihkan tempat kalian tinggal. Berhari-hari di dalam ruangan yang kotor dan sumpek jelas mengerikan bukan? Jadi, mulailah menyapu dan merapikan ruangan. Ruangan yang wangi dan bersih jelas membuat diri kalian lebih rileks dan tenang selama masa-masa isolasi mandiri.

Menghubungi Keluarga atau Sahabat

Google Image Search

Pada masa-masa sulit seperti ini, jelas kita butuh dukungan dari keluarga atau orang terdekat kita. sekedar menanyakan kabar adalah hal berharga bagi kita yang sedang isoman bukan? Memang sih kita tidak boleh keluar rumah, tetapi menyambung tali silaturahmi bisa melalui cara apapun, termasuk via telepon atau video call.

Mendengar kabar dari teman dan bercerita kegiatan sehari-hari sedikit mengobati rindu bersua dengan sahabat maupun keluarga. Jangan lupa untuk beri kalimat penyemangat untuk sahabat yang sedang isoman ya.

Olahraga Ringan

Google Image Search

Mengisi waktu luang selama isolasi jangan hanya dipakai bermalas-malasan dan tiduran saja, yuk mulai gerakkan tubuh dengan olahraga ringan. Karena, olahraga juga sangat dianjurkan karena berperan aktif melatih sistem pernapasan yang telah terinfeksi virus. Ketahanan jantung dan paru-paru juga kembali meningkat, layaknya aktivitas kita biasanya. Lakukan olahraga atau gerakan seperti push-up, pull-up, squat atau cardio dari YouTube.

Sayuran untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dikala Pandemi

Meski sudah ada vaksin Covid-19, masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah terkenanya dari virus Covid-19. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kalian bisa konsumsi sejumlah sayuran untuk mencegah Covid-19.

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh secara sederhana bisa dipahami sebagai sistem kerja tubuh untuk melawan penyakit. Sistem ini akan melindungi tubuh dari serangan organisme atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Berikut beberapa sayuran yang baik dikonsumsi demi meningkatkan daya tahan tubuh.

Brokoli

Google Image Search

Brokoli adalah sayuran yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Beberapa di antaranya yaitu mengandung Vitamin A, Vitamin C hingga Vitamin E. Brokoli juga mengandung serat dan banyak zat antioksidan lainnya sehingga sangat berguna untuk meningkatkan daya tahan atau sistem kekebalan tubuh.

Perlu kalian tahu, kunci untuk mempertahankan kandungan nutrisi brokoli ini adalah dengan mengolah atau memasaknya sesederhana mungkin. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengukus adalah cara terbaik untuk menjaga lebih banyak nutrisi dalam makanan. Kalian bahkan bisa mengonsumsi brokoli hanya dengan membersihkannya terlebih dahulu.

Cabe

Google Image Search

Meski terasa pedas di mulut, cabe juga termasuk sayur yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Cabe adalah bahan makanan yang menyediakan banyak vitamin C. Vitamin C ini dapat membantu meningkatkan daya tahan atau sistem kekebalan tubuh dengan cara mendorong produksi sel darah putih yang disebut limfosit dan fagosit. Satu buah cabe hijau berukuran besar bisa mengandung 109 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin C hingga 121 persen.

Sebagai perbandingan, satu buah cabe merah bisa menghasilkan 65 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan harian 72 persen. Tidak hanya mengandung vitamin C tinggi, cabe juga kaya akan capsaicin, senyawa yang bertanggung jawab atas rasanya yang panas. Capsaicin ini dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ada juga yang membuktikan bahwa sekitar satu sendok makan atau sekitar 10 gram bubuk cabe merah dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak.

Bayam

Google Image Search

Bayam termasuk sayuran untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung banyak nutrisi dan antioksidan penting. Ini termasuk Flavonoid Karotenoid, Vitamin C dan Vitamin E. Vitamin C dan vitamin E ini dapat membantu mendukung sistem daya tahan atau sistem kekebalan tubuh.

Penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid dapat membantu mencegah flu biasa pada orang sehat. Sama seperti brokoli, konsumsi bayam paling sehat adalah dengan cara dimasak sesederhana mungkin sehingga bisa mempertahankan kandungan nutrisinya.

Bawang Putih

Google Image Search

Selanjutnya, sayuran yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh adalah bawang putih. Bawang putih adalah bahan makanan yang hampir tersedia di setiap masakan di dunia. Bawang putih nyatanya bukan hanya dapat meningkatkan cita rasa makanan, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Peradaban awal mengakui kandungan senyawa dalam bawang putih dalam memerangi infeksi. Bawang putih juga dapat memperlambat pengerasan pembuluh darah dan ada yang menyatakan bahwa sayuran ini bisa membantu menurunkan tekanan darah. Sedangkan khasiat dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh dari bawang putih tampaknya berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang, seperti allicin di dalamnya.

Sayur Kale

Google Image Search

Sayuran lain yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh adalah sayur kale. Secangkir kale mentah cincang bisa menyediakan 80 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 89 persen.

Kandungan vitamin C ini telah terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C Sayuran ini juga dapat memasok vitamin K dalam jumlah tinggi dan karotenoid lutein dan zeaxanthin. Sementara, satu cangkir kale matang bisa menyediakan 53 mg vitamin C atau memenuhi 59 kebutuhan harian.

Makanan yang Mengandung Vitamin D

Selain dari sinar matahari, vitamin D bisa kalian dapatkan juga dari makanan. Beberapa jenis makanan memiliki kandungan vitamin D yang baik untuk tubuh. Banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin D dan berjemur di bawah sinar matahari saat pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan demi mendapat kekebalan tubuh agar terhindar dari virus SARS-CoV-2. Berjemur memang bisa membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh, namun sebenarnya berjemur saja tidak cukup memenuhi kebutuhan harian vitamin D.

Selain itu, berjemur juga tidak disarankan dalam waktu lama, para ahli menyarankan cukup 10-15 menit saja. Perlu diketahui bahwa vitamin D adalah vitamin larut lemak. Artinya, tubuh memerlukan lemak untuk bisa memproses vitamin D agar fungsinya tercapai. Di dalam tubuh, vitamin D berfungsi menyerap mineral kalsium, membantu penguatan tulang dan gigi, membantu membentuk sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Sebenarnya untuk orang yang sehat tidak perlu mengonsumsi vitamin D karena kebutuhan hariannya bisa didapat dari makanan. Hanya saja, pastikan makanan yang kalian konsumsi merupakan makanan sehat, bergizi dan mengandung vitamin D.

Kuning Telur

Google Image Search

Kuning telur memiliki reputasi buruk karena bisa meningkatkan kolesterol jahat. Meski demikian, bukan berarti kalian menghindari makan kuning telur. Kuning telur kaya akan vitamin D, seng, dan selenium yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

Kuning telur ternyata masuk dalam kelompok makanan yang mengandung vitamin D. Kuning telur diketahui mengandung lemak, vitamin, dan mineral. Sedangkan bagian putihnya kaya akan protein. Satu butir putih telur juga diketahui mengandung 37 IU vitamin D.

Jamur

Google Image Search

Jamur merupakan sumber vitamin D. kalian yang vegetarian bisa memilih konsumsi jamur untuk memenuhi kebutuhan vitamin D sehari – hari. Sebenarnya kandungan vitamin D pada jamur berbeda-beda tergantung pada jenis jamurnya. Jamur liar biasanya memiliki lebih banyak vitamin D daripada jenis jamur yang ditanam komersil.

Ikan Salmon

Google Image Search

Ikan salmon merupakan ikan berlemak yang sangat populer dan merupakan sumber vitamin D yang sangat baik untuk tubuh. Sebanyak 100 gram salmon Atlantik yang dibudidayakan mengandung 526 IU vitamin D atau 66 persen dari kebutuhan harian. Sedangkan salmon liar bisa mengandung 988 IU vitamin D atau 124 persen dari kebutuhan harian dalam porsi yang sama.

Ikan Tuna

Google Image Search

Tuna kalengan yang praktis dan lezat juga termasuk makanan tinggi vitamin D. Dalam 100 gram tuna kalengan terdapat 268 IU vitamin D atau setara dengan 34 persen dari kebutuhan harian. Sayangnya, tuna kalengan berpotensi mengandung methylmercury, yakni sejenis racun yang ditemukan di banyak ikan. Jika kandungan tersebut dibiarkan menumpuk di tubuh, ia akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Baca juga: https://umkmkalbar.id/info-umkm/makanan-sehat-yang-mengandung-banyak-gula/

Makanan Apa Saja untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Sistem daya tahan tubuh bisa dimengerti secara sederhana yaitu sebagai sistem kerja tubuh untuk melawan penyakit. Sistem kerja tubuh ini akan bekerja melindungi tubuh dari serangan organisme atau kuman atau bakteri yang menjadi sumber maupun penyebab penyakit. Maka dari itu, sistem daya tahan tubuh harus tetap dijaga agar kita bisa terhindari dari kemungkinan tertular atau terjangkit penyakit, terutama pada saat pandemi seperti sekarang.

Salah satu cara yang bisa dan sangat mudah dilakukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat, yakni dengan mengonsumsi makanan tertentu. Yuk kita lihat makanan apa saja yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Brokoli

Google Image Search

Brokoli adalah sayuran yang mengandung banyak vitamin serta mineral. Beberapa vitamin yang ada di brokoli yaitu vitamin A, vitamin C dan vitamin E. Brokoli juga mengandung serat dan zat antioksidan lainnya sehingga sangat berguna untuk menunjang sistem kekebalan tubuh. Kunci untuk mempertahankan kandungan nutrisi brokoli ini, yaitu dengan mengolah atau memasaknya sesederhana mungkin, seperti hanya mengukusnya agar kandungannya tidak menghilang.

Yogurt

Google Image Search

Yogurt adalah produk olahan susu yang mengandung probiotik. Kandungan probiotik inilah yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Agar lebih sehat, cobalah untuk mengonsumsi yogurt tawar tanpa campuran gula. Jika ingin mendapatkan rasa, kalian akan lebih baik jika memberi rasa manis pada yogurt tawar dengan tambahan buah-buahan sehat atau madu. Yoghurt juga bisa menjadi sumber vitamin D. Jadi, cobalah untuk memilih merk yogurt yang diperkaya dengan vitamin ini. Vitamin D diketahui dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan pertahanan alami tubuh dari serangan penyakit. Uji klinis terhadap yogurt dikabarkan bahkan sedang dilakukan untuk mempelajari efek baik yang mungkin terjadi pada Covid-19.

Almond

Google Image Search

Vitamin E termasuk antioksidan kuat sebagai kunci untuk menunjang sistem kekebalan tubuh. Sementara, vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak, yang berarti membutuhkan kehadiran lemak untuk diserap dengan benar. Maka dari itu, guna meningkatkan daya tahan tubuh, kalian disarankan juga mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond. Almond dikemas dengan vitamin E dan juga mengandung lemak sehat. Untuk mencapai kecukupan vitamin E , kalian dapat mengkonsumsi 46 buah almond utuh yang telah dikupas.

Bayam

Google Image Search

Bayam termasuk jenis sayuran yang kaya akan vitamin C. Bayam juga mengandung banyak antioksidan dan beta karoten, yang mana keduanya dapat meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi lewat penguatan sistem kekebalan tubuh. Mirip dengan brokoli, konsumsi bayam paling sehat adalah dengan cara dimasak sesederhana mungkin sehingga bisa mempertahankan kandungan nutrisinya.

Jeruk

Google Image Search

Banyak orang selama ini langsung mencari sumber vitamin C ketika terserang flu. Hal itu dikarenakan vitamin C dapat membantu membangun sistem kekebalan tubuh. Vitamin C diduga dapat meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan kunci untuk melawan infeksi. Hampir semua buah jeruk kaya akan vitamin C. Buah jeruk yang populer yaitu Jeruk bali, Jeruk keprok, Jeruk lemon dan Jeruk nipis. Karena tubuh tidak dapat memproduksi atau menyimpan vitamin C, kalian memerlukan asupan vitamin C dari makanan setiap hari untuk kesehatan yang berkelanjutan.

Apa Itu Vaksin Sinovac atau CoronaVac? Serta Cara Kerja & Efek Sampingnya

CoronaVac atau Sinovac adalah vaksin COVID-19 yang dikembangkan dan diciptakan oleh perusahaan biofarmasi Tiongkok, Sinovac. CoronaVac menggunakan teknologi tradisional yang serupa dengan BBIBP-CorV dan BBV152, vaksin virus inaktif COVID-19 lainnya.

Pada hari Rabu, 13 Januari 2021, Presiden Republik Indonesia, yaitu Bapak Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan vaksin perdana dan dilanjutkan dengan masing – masing perwakilan, dari agama hingga milenial.

Google Image Search

Meningkatnya kasus Corona membuat vaksin COVID-19 ramai diperbincangkan dan ditunggu kehadirannya. Meskipun belum resmi diedarkan di Indonesia, terdapat sejumlah manfaat vaksin COVID-19 yang perlu kita ketahui. Sebelum didistribusikan, vaksin COVID-19 harus melalui tahap uji klinis demi memastikan keamanan untuk digunakan pada manusia. Salah satu manfaat vaksin COVID-19 adalah memberikan kekebalan pada tubuh atau membuat antibodi.

Pastinya dari vaksin ini memiliki manfaat serta efek sampingnya, yuk kita simak bagaimana cara kerja dan efek samping dari vaksin Sinovac  atau CoronaVac.

Cara kerja vaksin Sinovac atau CoronaVac:

Terbuat dari virus corona

Untuk membuat CoronaVac, para peneliti Sinovac memulai dengan mengambil sampel virus corona dari pasien di China, Inggris, Italia, Spanyol, hingga Swiss. Satu sampel dari China akhirnya menjadi dasar pembuatan vaksin.

Menonaktifkan virus corona

Para peneliti menumbuhkan stok besar virus corona di sel ginjal monyet. Kemudian mereka menonaktifkan virus dengan bahan kimia yang disebut beta-propiolakton.  Virus corona yang tidak aktif tidak bisa lagi bereplikasi. Tetapi protein mereka tetap utuh. Para peneliti kemudian menarik virus yang tidak aktif dan mencampurkannya dengan sejumlah senyawa kecil berbasis aluminium yang disebut adjuvan. Adjuvan merangsang sistem kekebalan untuk meningkatkan responsnya terhadap vaksin.

Mendorong respons kekebalan tubuh

Karena virus corona di vaksin Sinovac sudah mati, mereka bisa disuntikkan ke dalam tubuh manusia. Begitu masuk ke dalam tubuh, beberapa virus yang tidak aktif ditelan oleh sejenis sel kekebalan yang disebut sel pembawa antigen. Sel yang membawa antigen merobek virus corona dan memunculkan beberapa fragmen di permukaannya. Lalu, sel T dalam tubuh mendeteksi fragmen tersebut.  Jika fragmen cocok dengan salah satu protein sel, sel T menjadi aktif dan dapat membantu merekrut sel kekebalan lain untuk merespons vaksin.

Membuat antibodi

Jenis sel kekebalan lain, yakni sel B juga dapat menghadapi virus corona yang tidak aktif. Sel B memiliki protein dalam berbagai bentuk, dan beberapa mungkin memiliki bentuk yang tepat untuk menempel pada virus corona.  Ketika sel B terkunci, ia dapat menarik sebagian atau seluruh virus dan menampilkan fragmen virus corona di permukaannya. Sel T membantu mencocokkan fragmen dengan sel B. Jika cocok, sel B juga diaktifkan, berkembang biak, dan mengeluarkan antibodi untuk melawan virus corona.

Menghentikan virus

Setelah divaksinasi dengan vaksin Sinovac, sistem kekebalan tubuh dapat merespons infeksi virus corona hidup. Sel B menghasilkan antibodi yang menempel pada virus corona dan mencegah virus memasuki sel. Jenis antibodi lain dapat memblokir virus dengan cara lain.

Mengingat virus

Setelah divaksinasi, sistem kekebalan tubuh memiliki sel khusus yang disebut sel B yang mungkin menyimpan informasi tentang virus corona selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dekade.

Begitulah cara kerja vaksin Sinovac atau CoronaVac, sedangkan efek samping dari vaksin Sinovac atau CoronaVac dibagi jadi 3 bagian, yaitu efek samping lokal vaksin CoronaVac, efek samping sistematik vaksin CoronaVac dan efek samping derajat berat vaksin CoronaVac.

Google Image Search

Efek samping lokal vaksin CoronaVac:

  • Nyeri
  • Iritasi
  • Pembengkakan

Efek samping sistematik vaksin CoronaVac:

  • Nyeri oto
  • Fatigue
  • Demam

Efek samping derajat berat vaksin CoronaVac:

  • Sakit Kepala
  • Gangguan di Kulit
  • Diare

Itulah sedikit penjelasan mengenai vaksin Sinovac atau CoronaVac, serta bagaimana cara kerja dan efek sampingnya. Mari kita tetap menjaga kesehatan untuk diri sendiri maupun orang di sekitar kita dengan mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak. Yuk, ikuti protokol kesehatan!!!

Baca Juga: Cegah Corona Tidak Hanya Dengan Mencuci Tangan

Buah Dan Sayur Yang Kaya Akan Vitamin C Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Di masa pandemi seperti sekarang, sangat penting untuk kita menjaga daya tahan tubuh demi kesehatan kita dan orang terdekat kita. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita hanya perlu mengkonsumi sayur – sayuran atau buah – buahan yang mengandung Vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan yang memberikan berbagai manfaat yang mendukung sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu mencegah kanker, katarak, dan anemia. Pertanyaannya, buah serta sayur apa saja yang kaya akan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh? Mari kita bahas satu per satu.

Brokoli

Source: Google Image Search

Brokoli adalah sayuran yang termasuk dalam jenis kubis – kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno. Brokoli adalah salah satu sayuran paling sehat dan mengandung vitamin C yang tinggi. Tidak hanya bagus untuk menjaga kekebalan tubuh, menambahkan brokoli pada smoothies atau masakan akan membuat kulitmu lebih bernutrisi.

Jambu Biji

Source: Google Image Search

Buah tropis berwarna merah muda ini adalah tanaman asli Meksiko dan Amerika Selatan. Namun, buah ini kini bisa dengan mudah ditemukan juga di Indonesia. Satu buah jambu biji bisa mengandung 126 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan 140 persen. Buah ini sangat kaya akan antioksidan lycopene. Mengkonsumsi buah jambu biji diyakini juga dapat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Kiwi

Source: Google Image Search

Satu buah kiwi berukuran sedang mengemas 71 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 79 persen. Buah kiwi juga bermanfaat untuk mengurangi risiko pembekuan darah dan penyakit stroke. Studi menemukan bahwa makan dua buah kiwi setiap hari selama empat minggu meningkatkan aktivitas sel darah putih sebesar 20 persen. Kadar vitamin C dalam darah menjadi normal setelah satu minggu, setelah mengalami peningkatan sebesar 304 persen.

Cabai / Cabe

Source: Google Image Search

Satu buah cabai hijau berukuran besar bisa mengandung 109 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin C hingga 121 persen. Sebagai perbandingan, satu buah cabai merah bisa menghasilkan 65 mg vitamin C atau mencukupi kebutuhan harian 72 persen. Tak hanya mengandung vitamin C tinggi, cabai juga kaya akan capsaicin, capsaicin juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Mengkonsumsi sekitar satu sendok makan (10 gram) bubuk cabai merah dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak. Ternyata selain bikin mules, cabai ada manfaat baiknya juga ya.

Bayam

Source: Google Image Search

Bayam merupakan jenis sayuran yang kaya akan vitamin C, antioksidan dan beta karoten. Fungsi serta manfaat dari kandungan nutrisi tersebut akan sangat baik untuk meningkatkan dn melawan virus pada sistem kekebalan tubuh kita.

Nah, jadi itu merupakan sebagian dari buah serta sayuran yang kaya akan vitamin C yang baik untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh maupun kekebalan sistem tubuh, terutama pada saat pandemi saat ini. Sangat dianjurkan untuk setiap harinya kita mengkonsumsi buah – buahan hingga sayuran untuk kesehatan kita sendiri hingga orang tersayang.

Baca juga: Tidur Makin Pulas, Inilah Rekomendasi Aroma Essential Oil Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Baca juga: Cegah Corona Tidak Hanya Dengan Mencuci Tangan

Apa Saja Gejala Umum Corona?

Corona atau Covid-19 merupakan virus yang sudah mewabah sejak Desember 2019. Pertama diketahui bahwa Covid-19 berada di Wuhan, China. Awalnya hanya di China saja, tetapi sekarang Corona sudah menjadi pandemi dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia tidak lantas langsung menutup akses penerbangan langsung dari dan ke Wuhan, yang ada di enam bandara, antara lain Batam, Jakarta, Denpasar, Manado Makassar.

Pada 2 Maret 2020, untuk pertama kalinya pemerintah mengumumkan dua kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia, tetapi menurut pakar Corona sudah masuk ke Indonesia sejak bulan Januari. Pemerintah Indonesia merasa sudah cukup melakukan langkah – langkah antisipasi. Seperti menggunakan Health Alert Card atau Yellow Card, juga Thermal Scanner untuk mengecek suhu tubuh diatas 38,5 derajat Celsius di pintu masuk dan keluar RI.

Sekarang, apa saja sih gejala Corono atau Covid-19 ? Yuk, kita simak satu per satu gejala – gejala kalian terjangkit virus Corona.

Demam

Menurut Kelompok Kerja (Pokja) Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, sejak awal wabah virus corona, gejala yang paling umum dan banyak pasien alami hingga mencapai 98% adalah demam tinggi di atas 38,5 derajat Celsius.

Meskipun virus tersebut sudah mengalami mutasi, pada sebagian orang  yang rentan perlu mewaspadai diri dan wajib berhati – hati  jika sudah mengalami demam tinggi, bahkan hanya dengan suhu tubuh 37,8 derajat Celcius.

Batuk dan pilek

Selain dema, batuk dan pilek termasuk gejala Corona, terutama batuk yang terlampau sering dalam satu jam. Umumnya, batuk kering dan terjadi terus-menerus, secara berlebih dari biasanya.

Berkurangnya Indera Penciuman

Menurut pengamatan, berkurangnya fungsi indera penciuman juga merupakan salah satu gejala Corona. Biasanya kita yang bisa mencium aroma masakan, parfum hingga minyak angin secara tiba – tiba tidak dapat mencium aroma tersebut, sebaiknya cepat lakukan Rapid Test maupun SWAB di klinik, rumah sakit maupun tempat yang menyediakan Rapid Test dan SWAB.

Sesak Nafas

Sesak napas menjadi salah satu gejala Corona yang serius. Umumnya, pasien Covid-19 dalam kasus yang serius akan mengalami pneumonia, paru-paru penuh dengan nanah dan cairan. Inilah yang bisa menyebabkan pasien Covid-19 serius akan mengalami sesak napas yang intens dan batuk yang menyakitkan.

Source: Google Image Search

Selain gejala di atas, sebuah laporan dalam Journal of American Medical Association, sebanyak 98% pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit mengalami demam. Sebanyak 76%-82%  mengalami batuk kering. Dan, 11%-14% melaporkan lemah dan lelah.

Tapi, saat ini juga banyak pasien positif Covid-19 tanpa memiliki gejala atau asimptomatik. Di luar masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berpotensi menjadi pembawa virus tanpa mereka sadari.

Jadi untuk kalian yang memiliki beberapa keluhan atau merasakan gejalanya dalam beberapa hari, segera hubungi layanan fasilitas kesehatan terdekat dari tempat tinggal kalian, seperti klinik, rumah sakit maupun tempat yang menyediakan Rapid Test dan SWAB.

Baca juga: Cegah Corona Tidak Hanya Dengan Mencuci Tangan

Baca juga: Minimol Pontianak

Cegah Corona Tidak Hanya Dengan Mencuci Tangan

Sepertinya sekarang pandemi Covid-19 atau virus Corona merupakan hal yang biasa bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Kalimantan Barat, Kota Pontianak. Pada saat ini masyarakat yang positif Corona sedang meningkat, buktinya pada hari Kamis kemarin tercatat 4.850 masyarakat Indonesia yang positif Corona.

Kurangnya rasa waspada serta rasa tidak peduli menyebabkan semakin meningkatnya masyarakat yang positif Corona, bukannya semakin berkurang. Tetapi tidak semua hal ini terjadi karena rasa ketidakpedulian, ada juga masyarakat yang sudah sangat berhati – hati masih terkena Corona. Maka dari itu, untuk mencegah Corona tidak hanya bisa dilakukan dengan mencuci tangan, masih banyak protokol lainnya yang mesti dan harus kita lakukan. Apa saja protokol lainnya? Yuk, kita bahas satu per satu.

Mencuci Tangan

Source: Google Image Search

Dulu mencuci tangan hanya dilakukan saat ingin makan atau sesudah melakukan kegiatan yang menggunakan tangan, seperti menanam, bersih – bersih dan masih banyak lagi. Sekarang, sebelum melakukan apapun, bahkan sebelum masuk ke rumah maupun ke toserba, toko, mall kantor harus mencuci tangan terlebih dahulu. Mencuci tangan merupakan protokol yang sangat sederhana yang mudah untuk diimplementasikan. Sekarang, banyak masyarakat yang kadang masuk supermarket tidak mencuci tangan, padahal sudah disediakan pancuran serta sabun cuci tangan untuk konsumen yang datang.

Sediakan Handsanitizer

Source: Google Image Search

Awal masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia, permintaan dan pembelian Handsanitizer sangat meningkat, bahkan harganya menjadi sangat mahal, serta banyak masyarakat yang membeli berkotak – kotak handsanitizer untuk persediaan, ada juga yang dijual kembali. Sekarang keadaan (stock dan harga) handsanitizer sudah kembali normal, banyak masyarakat yang menjual persediaannya dengan harga rugi.

Kenapa handsanitizer merupakan salah satu protokol untuk mencegah Corona? Karena Handsanitizer merupakan pengganti cuci tangan jika kita pergi ke suatu tempat yang tidak menyediakan tempat cuci tangan bahkan sabunnya. Handsanitizer memang tidak terlalu efektif untuk mencegah Corona, tetapi handsanitizer dapat membantu kita membunuh kuman maupun virus yang menempel di tangan kita.

Menggunakan Masker

Source: Google Image Search

Wajib bagi kita menggunakan masker ketika keluar rumah, pergi bekerja atau ke tempat fasilitas umum. Mengapa menggunakan masker merupakan salah satu protokol kesehatan? Karena agar kita bersin atau ada seseorang disekitar kita sedang flu/bersin kita tidak menyebarkan atau terkena virus tersebut. Karena corona dapat menyebar melalui bersin. Pandemi saat ini pada awalnya membuat masker sama halnya dengan handsanitizer, menjadi langka dan mahal. Tetapi, sekarang sudah banyak masyarakat yang dapat membuat masker sendiri.

Social Distancing / Physical Distancing

Source: Google Image Search

Social Distancing mungkin merupakan protokol yang sulit untuk diterapkan maupun dilakukan bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kota Pontianak. Masih banyak masyarakat, terutama kalangan muda yang berkumpul di warkop – warkop maupun cafe tanpa memperdulikan jarak. Walaupun sudah menggunakan masker hingga mencuci tangan tetap saja social distancing atau physical distancing wajib dilakukan, karena virus corona dapat menyebar hanya dengan bersentuhan sedikit atau berada di satu ruangan dengan seseorang yang positif corona. Peraturan social distancing hanya berjalan di awal saja, tetapi belakangan ini masih banyak cafe – cafe maupun warkop yang terdapat puluhan orang berkumpul dengan jarak yang sangat dekat, bahkan berhimpitan.

 Maka dari itu, demi kesehatan kita semua, kesehatan orang tersayang sebaiknya ketika keluar rumah atau berkumpul di suatu tempat kita tetap menerapkan social ataupun physical distancing, bahkan jika bisa usahakan untuk tetap di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

Source: Google Image Search

Nah, itu beberapa protokol  wajib yang dapat dilakukan untuk mencegah corona selain mencuci tangan. Sangat sederhana dan mudah diimplementasikan kan? Yuk, mulai jaga kesehatan hingga kebersihan dengan diawali rasa kepedulian, untuk diri sendiri, maupun kerabat hingga keluarga.

baca juga: Fakta-Fakta Tentang Penyebaran Coronavirus COVID-19

baca juga: Tetap di Rumah Aja, Ini Keuntungan Belanja Sayur Online

Bisnis Baru dikala Pandemi? Mengapa Tidak?

Walaupun COVID-19 tengah melanda dan kehidupan “normal” di seluruh dunia sedang terganggu, bukan berarti masa-masa pandemi adalah waktu yang buruk untuk memulai bisnis baru Anda.

Banyak perusahaan-perusahaan terbesar di dunia dibangun semasa krisis ataupun mampu menghadapi krisis dengan mengidentifikasi permintaan pasar yang baru, kemudian beradaptasi untuk memenuhinya. Masa pandemi juga masa yang sangat baik untuk menggandeng tenaga-tenaga kerja berkualitas, dikarenakan banyaknya sumber daya manusia terlatih yang membutuhkan pekerjaan.

“Tidak ada waktu yang sempurna untuk memulai bisnis.”

Perusahaan-perusahaan besar di Amerika seperti General Motors (GM), IBM, dan Disney didirikan tepat sebelum masa “Depresi Besar” (Great Depression) meluluhlantakkan ekonomi AS. Google, eBay, dan Amazon juga merasakan “gelembung dot-com” di masa-masa awal berdirinya mereka. Dan kemudian Facebook, Twitter, dan Youtube sukses melewati krisis ekonomi global tahun 2008.

Tak peduli apakah Anda memulai bisnis Anda sebelum, sewaktu, atau setelah resesi atau krisis ekonomi global, akan menguji ketajaman Anda dalam mengarungi dunia bisnis. Krisis ekonomi global malah membantu menonjolkan masalah-masalah generasi baru yang perlu dicarikan solusinya untuk terus begerak maju. Dan di dunia bisnis, masalah masyarakat adalah sinonim dari peluang bisnis. Perusahaan-perusahaan besar dan tradisional bertumbangan karena tidak mampu beradaptasi dengan cukup cepat, dan jumlah tenaga kerjanya yang biasanya kurang efisien dan terlalu besar.

Dan sekarang tiba saatnya krisis ekonomi berikutnya tiba, kali ini diakibatkan oleh COVID-19, para wiraswasta melihat kesempatan emas. Ini adalah peluang untuk bisnis dan startup baru.

Kami percaya wiraswasta dan memulai sebuah perusahaan, berawal dari gagasan ide yang baik yang disesuaikan dengan trend dan masa yang sedang berjalan. Yang membuat lingkungan pekerjaan kita sekarang lebih menarik adalah kebanyakan dari kita sekarang beraktivitas jarak jauh. Sekolah online, meeting online, bekerja dari rumah, dan lain-lain. Ini artinya kita punya lebih banyak waktu untuk menilai kembali aspek-aspek kehidupan kita sebelumnya yang biasanya mungkin kurang kita hargai. Kebebasan untuk keluar rumah, kebebasan untuk berkumpul dengan teman-teman, kebebasan untuk pergi undangan ramai-ramai, kebebasan untuk pergi ke sekolah dan duduk di kelas bersama guru dan teman, dan lain sebagainya.

Dan semua ini, dapat mengarahkan kita ke kesempatan menarik untuk menciptakan produk baru, solusi baru untuk masalah baru, kebiasaan baru, dan dunia yang baru.

Tanpa berlama-lama di jalan untuk pergi kerja atau sekolah setiap harinya, tanpa kehidupan sosial yang seaktif dulu, tanpa banyak hal yang dulunya membuat kita merasa tidak punya waktu, beberapa dari kita mungkin terkejut karena betapa banyak waktu yang kita punya secara tiba-tiba. Begitu banyak waktu untuk digunakan mengeksplorasi ide-ide dan menciptakan produk-produk baru.

Berikut adalah 3 alasan kenapa ini adalah saat yang tepat untuk memulai bisnis baru Anda :

Bila Anda memulai bisnis dengan lingkungan hari ini, jalan bagi bisnis Anda akan semakin membaik esok hari.

Tidak ada yang tahu berapa lama krisis ekonomi ini akan berlangsung. Tetapi, bila Anda bisa membangun sebuah bisnis yang bernilai bagi masyarakat di tengah masa yang penuh dengan lesunya permintaan pasar dan tingginya pengangguran, bayangkan seberapa besar potensi bisnis Anda ketika ekonomi mulai pulih dan menuju masa booming.

Memulai bisnis Anda sekarang juga berarti Anda akan lebih hemat dan hati-hati dengan pengeluaran, mencari pekerja, dan hal-hal dasar yang membuat bisnis Anda tetap operasional. Ini adalah keterampilan penting yang — tak peduli apapun lingkungannya — sangat penting untuk dimiliki seorang wiraswasta.2. Bila Anda memulai bisnis dengan lingkungan hari ini, jalan bagi bisnis Anda akan semakin membaik esok hari.

Sekarang, ada banyak orang terlatih yang sedang mencari pekerjaan.

Tidak hanya bisnis kecil yang terdampak oleh pandemi Coronavirus ini. Perusahaan-perusahaan terbesar, dan startup-startup dengan suntikan dana terbesar pun sedang melakukan PHK sekarang.

Pada saat ini juga, pasar tenaga kerja sedang kebanjiran individu-individu yang sedang mencari peluang-peluang kerja berikutnya. Terlebih lagi semakin banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja untuk bekerja jarak jauh. Hal ini mengakibatkan akan lebih luas kesempatan bagi pencari kerja untuk menemukan perusahaan yang tepat, dan bagi perusahaan untuk menemukan tenaga kerja yang tepat, karena tidak lagi dihambat oleh masalah jarak.

Bisnis yang memecahkan masalah di masa krisis, cenderung tumbuh lebih cepat.

Benar, ekonomi kita berada di ambang resesi, permintaan sedang lesu-lesunya, beberapa sektor industri, seperti pariwisata, industri pernikahan, sedang porak-poranda. Jadi kita harus bagaimana?

Aturan nomor 1 menjadi wiraswasta : Ketika situasi babak belur, kita tidak lalu serta-merta menyerah, lalu kembali ke tempat tidur. Kita bekerja, memecahkan solusi, disaat orang lain tidak ada kerjaan, kita bangun lebih pagi dan tidur lebih larut mencari dan memikirkan peluang.

Dengan banyaknya waktu yang Anda miliki sekarang, tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai bisnis Anda. Di setiap krisis, muncul juga peluang-peluang baru. Bisnis kesehatan, layanan jarak jauh, logistik, dan pelatihan keterampilan online adalah beberapa contoh dari sekian banyak bisnis-bisnis yang sedang naik daun. Selalu ada peluang. Sekarang masalahnya hanya tinggal seberapa yakin Anda untuk memulai, dan siapkah Anda menghadapi masa sulit, yang pastinya akan membaik nanti.

Salam, UMKMKalbar.id

Jokowi Berikan Bantuan Dana bagi UMKM Indonesia

Penanggulangan COVID-19 telah memicu berbagai polemic di kalangan rakyat Indonesia. Masih terus menanjaknya kurva infeksi COVID-19 juga menunjukkan bahwa mungkin pemerintah dan rakyat Indonesia masih belum cukup disiplin dalam menjaga diri dan mengikuti protokol New Normal. COVID-19 bukan hanya menyerang kesehatan publik, tetapi juga memorak-morandakan ekonomi nasional. Salah satu korban yang paling terdampak COVID-19 adalah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo meresponse pelemahan ekonomi dengan mencanangkan pembagian modal kerja secara gratis kepada kurang lebih 12 juta UMKM bernilai masing-masing 2,4 juta Rupiah. Program bantuan ini diharapkan dapat merangsang peningkatan produktivitas UMKM dan bisnis retail agar bisa pulih kembali. Program ini dijadwalkan mulai digulirkan pada bulan September tahun 2020.

Erick Thohir, selaku Ketua Pelaksana Pencegahan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dalam program Mata Najwa menyampaikan “Sekarang kita mau coba hibah produktif, kita kasih Rp 2,4 juta buat 12 juta mikro ritel supaya mereka bisa mulai bekerja lagi, produktif lagi.”

Bapak Erick Thohir, Menteri BUMN dan Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional

Dana bantuan ini juga melengkapi berbagai program pemerintah untuk meredam dampak ekonomi COVID-19 setelah Presiden juga mengumumkan bantuan sebesar Rp 600.000 kepada pekerja dengan gaji bulanan dibawah 5 juta rupiah. Bantuan ini direncanakan diberikan kepada pegawai swasta setiap dua bulan sekali selama 4 bulan. Jadi masing-masing pekerja bisa menerima total sebesar Rp 1,2 juta dalam rentang waktu 4 bulan.  Pak Erick juga menambahkan bahwa bantuan ini disalurkan langsung ke rekening masing-masing ppekerja sehingga tidak terjadi penyalahgunaan.

UMKM Indonesia dan Kalimantan Barat, tetap semangat dalam berusaha. Badai COVID-19 pasti akan berlalu!