Jangan Sembarangan Buang Obat Kedaluwarsa, Ketahui Caranya!

Apapun jenis obatnya, jika sudah melewati masa kedaluwarsa, wajib segera disingkirkan atau dibuang. Komposisi obat kedaluwarsa dapat berubah dan berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsiCara membuang obat yang sudah kedaluwarsa atau sudah tidak terpakai lagi beda dengan cara membuang sampah rumah tangga biasa. Obat kedaluwarsa yang dibiarkan menumpuk dalam kotak obat berisiko tidak sengaja diminum oleh penghuni rumah lain yang tidak tahu perihal obat basi tersebut dan bisa menyebabkan keracunan. Membuang obat kedaluwarsa tanpa memperhatikan kaidah pun bisa berpotensi disalahgunakan oleh orang yang menemukannya dan membahayakan orang lain serta lingkungan. Selain dimanfaatkan orang lain dengan tujuan tidak baik, obat-obatan kedaluwarsa yang dibuang ke toilet juga bisa berakhir pada sistem saluran yang berimbas membahayakan lingkungan. 

Menyimpan atau membuang obat ada caranya, disebut dengan istilah Dagusibu. Mungkin istilah Dagusibu masih terdengar awam di telinga sebagaian masyarakat. Nyatanya, program ini mulai diluncurkan dan disosialisasikan sejak tahun 2014 lalu. Dagusibu adalah program hasil kerjasama antara Badan POM RI dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Tujuan diluncurkannya program Dagusibu ini dikarenakan masih banyak orang yang belum memahamitentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan baik dan benar. Perlakuan yang salah terhadap obat-obatan dapat menyebabkan obat tersebut tidak bisa dipakai hingga berpotensi merugikan orang lain serta lingkungan. Dagusibu adalah singkatan dari DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang. Program Dagusibu ini diperkenalkan pada masyarakat dengan tujuan memberikan informasi tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan cara yang benar.

Berikut cara-cara tepat untuk membuang obat yang sudah melewati tanggal kedaluwars

Hilangkan semua informasi pada obat kedaluwarsa

Tujuannya untuk melindungi identitas dan privasi mengenai status kesehatan orang yang menggunakan obat tersebut. Selain itu, juga untuk menghindari obat dijual kembali oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab


Hancurkan obat tablet atau kapsul kedaluwarsa

Untuk obat berbentuk tablet dan kapsul, caranya adalah hancurkan obat dan campur dengan air, tanah, atau sampah lain, kemudian letakkan dalam wadah atau plastik tertutup. Hal ini untuk mencegah obat diambil kembali atau ditemukan orang lain

Buang sirup kedaluwarsa ke saluran air

Obat berbentuk sirup dapat dibuang dengan cara dituang langsung ke dalam saluran pembuangan air. Perlu diingat, untuk sirup antibiotik, anti jamur, dan antivirus sebaiknya dibiarkan tetap berada dalam kemasan aslinya, dengan dicampur bersama air, tanah, atau sampah lain yang tidak diinginkan, kemudian ditutup rapat. Tujuannya mencegah terjadinya resistensi penyakit yang ada di alam.

Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (FDA) menjelaskan bahwa ada beberapa jenis obat yang berbahaya apabila dituang langsung ke toilet. Opiat (fentanyl, morfin, diazepam, oxycodone, buprenoprhine), obat-obatan kemoterapi, hingga obat antibiotik, antijamur, dan antivirus adalah obat-obatan yang tidak drekomendasikan untuk dibuang ke toilet. Pasalnya, bakteri pembusuk yang ada dalam air gorong-gorong tidak bisa berfungsi apabila terkena obat tersebut.

Obat antibiotik, antijamur, dan antivirus berbentuk sirup/cair sebaiknya dibiarkan tetap berada dalam kemasan aslinya. Sebelum dibuang, larutkan dulu bersama air, tanah, atau bahan lain yang tidak diinginkan, kemudian ditutup rapat. Hilangkan label obat seperti langkah pertama dan buang ke tempat sampah.

Beberapa obat-obatan lainnya pada obat opiat obat-obatan kemoterapi dilengkapi dengan petunjuk pembuangan khusus beserta lokasi di mana harus membuangnya. Masukkan sampah obat tersebut ke dalam tempat khusus seperti wadah kedap udara atau kantong bersegel dan bawalah ke instansi resmi terdekat, seperti puskesmas, pabrik obat, apotik, rumah sakit atau kantor polisi yang bertanggung jawab untuk menangani pembuangan obat secara resmi. Kumpulan obat bekas akan dibakar untuk melindungi lingkungan sekitar dari pencemaran obat.

Obat-obatan lainnya yang dilarang dibuang di toilet adalah:

  • Methylphenidate
  • Naltrexone hydrochloride
  • Methadone Hydrochloride
  • Hydrocodone Bitartrate
  • Naloxone Hydrochloride

Hubungi Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota atau kabupaten di sekitar tempat tinggal atau badan yang mempunyai otoritas pengelolaan sampah lokal untuk mendapatkan informasi mengenai cara membuang obat yang benar.