Tanaman Hidroponik Apa Saja Yang Mudah Untuk Ditanam Khususnya Untuk Pemula?

Tanaman Hidroponik Apa Saja Yang Mudah Untuk Ditanam Khususnya Untuk Pemula?

Hidroponik merupakan metode menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada tanaman yang ditanam dengan tanah.

Metode hidpronik sangat cocok untuk dilakukan di rumah karena tidak memerlukan tanah yang luas. Selain lebih hemat tempat, menanam secara hidroponik juga dikenal sebagai metode tanam yang dapat tumbuh dengan cepat, karena hidroponik menggunakan media air dengan nutrisi tinggi yang mampu membuat tanaman tumbuh dengan pesat. Bahkan waktu panen hidroponik pun dapat dilakukan dalam waktu yang cukup singkat.

Metode hidroponik sendiri memiliki beberapa manfaat yaitu hemat tempat, tidak bergantung pada musim, tidak menghasilkan polusi nutrisi ke lingkungan, bebas tanaman pengganggu, tidak membutuhkan pestisida dan masih banyak lagi.

Tetapi, tidak semua tanaman dapat tumbuh dengan metode hidroponik. Inilah beberapa tanaman hidroponik yang mudah untuk ditanam, khususnya untuk ditanam di rumah.

Cabai / Cabe


Source: Google Image Search

Cabai atau cabe merupakan salah satu jenis tanaman hidroponik yang mudah ditanam dan cocok untuk pemula. Seperti yang kita tahu, cabai termasuk jenis tanaman yang banyak diminati masyarakat. Karena cabai masuk dalam bahan kebutuhan pokok yang selalu meningkat, terutama di perayaan hari besar. Maka dari itu tidak ada salahnya jika kalian mencoba menanam sendiri di rumah dengan menggunakan metode hidroponik. Perawatannya pun mudah dan tidak terlalu intensif seperti jenis tanaman lain. Kalian cukup memilih bibit cabai yang unggul dan mencukupi kebutuhan nutrisi air dengan baik. Cabai pun bisa tumbuh subur serta lebih cepat dipanen.

Tomat

Source: Google Image Search

Jenis tanaman hidroponik lainnya yang mudah ditanam dan cocok untuk pemula adalah tomat. Jika kalian tertarik menanam tomat dengan metode hidroponik, hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan bibit. Pilih bibit dengan kualitas yang baik karena hal itu akan mempengaruhi hasil panen nantinya.

Selain itu, penyemaian bibit tomat disarankan untuk menggunakan media seperti sabut kepala atau rockwool. Setelah itu, kalian harus melakukan perawatan rutin hingga satu bulan dan siap ditanam dengan metode hidroponik.

Seledri

Source: Google Image Search

Seledri juga termasuk jenis tanaman hidroponik yang mudah ditanam dan cocok untuk pemula. Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat. Biasanya jenis sayur yang satu ini menjadi bahan tambahan untuk dicampurkan dalam berbagai hidangan makanan kuah, misalnya sayur sop. Aromanya yang segar semakin menambah sedap rasa makanan.

Sawi Hijau

Source: Google Image Search

Jenis tanaman hidroponik selanjutnya adalah sawi hijau. Tanaman yang satu ini dapat tumbuh di mana saja. Karena jenis tanaman ini dapat beradaptasi dengan mudah di berbagai media tanaman dan lingkungan. Bahkan tanaman ini bisa tahan terhadap hujan, serta dapat tumbuh sepanjang tahun.

Sawi hijau termasuk salah satu sayuran yang sangat laku di pasaran. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok ditanam dengan metode hidroponik. Melalui metode ini, sawi hijau akan lebih cepat tumbuh dan dapat cepat dipanen, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar dengan baik.

Timun

Source: Google Image Search

Timun merupakan sayuran yang memiliki banyak manfaat, mulai dari garnish atau hiasan untuk hidangan spesial, pelengkap jus, dimakan secara mentah, sampai digunakan untuk kecantikan. Semua timun dapat tumbuh dengan baik dalam metode hidroponik. Timun adalah tanaman yang membutuhkan suhu hangat, jadi kalian harus memastikan pencahayaan yang cukup dan suhu yang sesuai dengan kebutuhan timun agar dapat tumbuh dengan baik.

Daun Mint

Source: Google Image Search

Daun mint iasa digunakan untuk perasa di dalam minuman, seperti teh atau di berbagai macam jenis kue. Daun mint ternyata bisa dengan mudah kalian tanam secara hidroponik. Akar dari daun mint dapat menyebar dengan begitu cepat, menjadikan tumbuhan ini ideal untuk ditanam secara hidroponik karena akan cepat menyerap air yang menjadi nutrisi utama.

Buah Dan Sayur Yang Kaya Akan Vitamin C Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Di masa pandemi seperti sekarang, sangat penting untuk kita menjaga daya tahan tubuh demi kesehatan kita dan orang terdekat kita. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita hanya perlu mengkonsumi sayur – sayuran atau buah – buahan yang mengandung Vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan yang memberikan berbagai manfaat yang mendukung sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu mencegah kanker, katarak, dan anemia. Pertanyaannya, buah serta sayur apa saja yang kaya akan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh? Mari kita bahas satu per satu.

Brokoli

Source: Google Image Search

Brokoli adalah sayuran yang termasuk dalam jenis kubis – kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno. Brokoli adalah salah satu sayuran paling sehat dan mengandung vitamin C yang tinggi. Tidak hanya bagus untuk menjaga kekebalan tubuh, menambahkan brokoli pada smoothies atau masakan akan membuat kulitmu lebih bernutrisi.

Jambu Biji

Source: Google Image Search

Buah tropis berwarna merah muda ini adalah tanaman asli Meksiko dan Amerika Selatan. Namun, buah ini kini bisa dengan mudah ditemukan juga di Indonesia. Satu buah jambu biji bisa mengandung 126 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan 140 persen. Buah ini sangat kaya akan antioksidan lycopene. Mengkonsumsi buah jambu biji diyakini juga dapat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Kiwi

Source: Google Image Search

Satu buah kiwi berukuran sedang mengemas 71 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebesar 79 persen. Buah kiwi juga bermanfaat untuk mengurangi risiko pembekuan darah dan penyakit stroke. Studi menemukan bahwa makan dua buah kiwi setiap hari selama empat minggu meningkatkan aktivitas sel darah putih sebesar 20 persen. Kadar vitamin C dalam darah menjadi normal setelah satu minggu, setelah mengalami peningkatan sebesar 304 persen.

Cabai / Cabe

Source: Google Image Search

Satu buah cabai hijau berukuran besar bisa mengandung 109 mg vitamin C atau dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin C hingga 121 persen. Sebagai perbandingan, satu buah cabai merah bisa menghasilkan 65 mg vitamin C atau mencukupi kebutuhan harian 72 persen. Tak hanya mengandung vitamin C tinggi, cabai juga kaya akan capsaicin, capsaicin juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Mengkonsumsi sekitar satu sendok makan (10 gram) bubuk cabai merah dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak. Ternyata selain bikin mules, cabai ada manfaat baiknya juga ya.

Bayam

Source: Google Image Search

Bayam merupakan jenis sayuran yang kaya akan vitamin C, antioksidan dan beta karoten. Fungsi serta manfaat dari kandungan nutrisi tersebut akan sangat baik untuk meningkatkan dn melawan virus pada sistem kekebalan tubuh kita.

Nah, jadi itu merupakan sebagian dari buah serta sayuran yang kaya akan vitamin C yang baik untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh maupun kekebalan sistem tubuh, terutama pada saat pandemi saat ini. Sangat dianjurkan untuk setiap harinya kita mengkonsumsi buah – buahan hingga sayuran untuk kesehatan kita sendiri hingga orang tersayang.

Baca juga: Tidur Makin Pulas, Inilah Rekomendasi Aroma Essential Oil Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Baca juga: Cegah Corona Tidak Hanya Dengan Mencuci Tangan