Apabila musim kemarau tiba, suhu di ruangan tentu akan terasa lebih panas. Intensitas penggunaan Air Conditioner (AC) dan kipas angin semakin meningkat. Hal ini tentunya membuat tagihan listrik membengkak. Pemilik rumah harus memikirkan cara alternatif agar tidak dibuat pusing oleh tagihan listrik.

Meminimalisir penggunaan alat-alat elektronik dengan memasukkan tanaman-tanaman penyejuk ruangan menjadi salah satu cara untuk membuat rumah jadi lebih sejuk dan indah. Selain bisa menghasilkan oksigen, memanfaatkan tanaman sebagai penyejuk ruangan juga bermanfaat untuk menyerap racun. Tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam rumah sebagai penyejuk ruangan, sebab ada tanaman yang tidak cocok.

Menurut penelitian, berikut beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menyaring udara dengan baik.

  1. Palem Kuning

Palem kuning atau Areca Palm merupakan jenis tanaman rumah yang memiliki pelepah daun yang cukup panjang dan menutupi batangnya yang beruas-ruas. Palem kuning bisa mencapai tinggi rata-rata satu hingga enam meter. Pohon ini sangat disarankan agar ditaruh di tempat lembab sehingga tidak mudah rusak. Bagi para pecinta tanaman hias, palem kuning adalah tanaman hias yang paling banyak dipilih karena perawatannya mudah, harganya relatif lebih murah, dan banyak dijual di toko-toko tanaman hias

Palem Kuning

2. Lidah Mertua

Tanaman lidah mertua atau sanseviera menjadi salah satu tanaman hias yang cukup populer. Ciri-ciri tanaman lidah mertua memiliki daun yang tebal dan keras. Sanseviera dapat beradaptasi dan mudah berkembang dalam berbagai kondisi. Perawatannya juga sangat minim. Banyak manfaat yang dihasilkan dari tanaman lidah mertua. Selain menyerap CO2 di dalam ruangan, tanaman lidah mertua juga mampu menyerap bau tidak sedap sebuah ruangan, terutama aroma kulkas yang lembab. Menaruh potongan lidah mertua di pintu kulkas dan di sela-sela ruangan dapat mengatasi masalah tersebut. Orang-orang yang sering menggunakan barang-barang elektronik juga disarankan menyimpan lidah mertua di samping barang-barang elektronik seperti televisi, laptop, dan komputer, sebab tanaman lidah mertua disinyalir mampu mereduksi gelombang radiasi yang dihasilkan dari barang-barang elektronik tersebut, sehingga mata akan terjaga kesehatanny

Lidah Mertua

3. Paddle Plant

Paddle pant atau yang dikenal sebagai tanaman dayung adalah jenis tanaman hias yang tahan terhadap segala iklim. Habitatnya sama seperti tanaman kaktus yang suka di tempat kering. Paddle pant tahan terhadap sinar matahari yang terik, tetapi juga mampu bertahan di tempat yang minim cahaya, sehingga menjadikan tanaman ini sebagai penghias ruangan. Apabila ingin menjadikan paddle pant sebagai tanaman hias indoor, maka dibutuhkan campuran dan media yang tanahnya kering, pasir, serta kompos dengan komposisi yang seimbang. Uniknya, semakin banyak terkena sinar matahari, semakin banyak daun paddle plant yang akan berubah warna menjadi merah.

Paddle Plant

4. Anthurium

Anthurium merupakan tanaman hias yang memiliki daun berbentuk hati indah dan bract (bagian yang ada di atas daun tetapi di bawah bunga) berwarna merah. Bagiian ini sering disalahartikan sebagai bunga. Anthurium adalah jenis tanaman yang membutuhkan cahaya minim agar tetap cantik dan mudah dirawat. Anthurium membutuhkan jumlah air yang baik, tanpa penyiraman yang berlebihan. Anthurium memiliki bentuk unik dan memiliki berbagai macam variasi. Tanaman ini sangat cocok untuk menjadi tanaman hias dalam ruangan. Anda bisa memilih jenis bunga anthurium mini sebagai penghias dalam rumah

Anthurium

5. Bunga Krisan

Para pecinta tanaman hias tentunya sudah tidak asing mendengar nama bunga krisan. Bunga krisan termasuk salah satu tanaman hias yang berguna membersihkan polusi di dalam ruangan. Menurut penelitian, bunga krisan merupakan tanaman pembersih udara terbaik dan terbukti dapat menyerap amonia, benzena, formalin dan xilena dari udara ruangan. Bunga krisan yang banyak diperjualbelikan dan dikembangbiakkan ada lima jenis, yaitu Carinarium, Pom-pom, Sagetum, Krisan Putih dan Krisan Maximum.

Bunga Krisan

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *