Apa yang terlintas di pikiran kita semua tentang makanan khas kebanggaan Kalbar? Pasti salah satunya sambal tempoyak. Bagi yang belum pernah mencoba pasti penasaran dan yang sering mencoba pasti ketagihan. Produk olahan dari durian ini sudah dikenal di pasar oleh-oleh Kalimantan Barat, malah menjadi produk yang paling dicari bila ada wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Barat. Rasa dari tempoyak unik dan asyik yaitu manis, asam, asin dan juga pedas, sehingga banyak dicari dan dijadikan oleh-oleh.

Melihat peluang yang terbuka dan banyak yang posting di Facebook tentang cara memasak tempoyak tetapi tidak ada tempoyak yang siap saji dijual, dari itu Bu Indri Handayani, kelahiran Semarang memulai mencari tempoyak untuk dijadikan produk olahan sedap78. Awal memakai nama Sedap tetapi kemudian seiring berjalan waktu menjadi sedap78, menurut Bu Indri bila selesai makan tempoyak pasti akan keluar kata sedap setelah riset di pasar banyak produk dengan merek sedap dan ditambahkan angka 78 sesuai tahun kelahiran beliau. Produksi tempoyak sedap78 dimulai pada tanggal 30 Agustus 2018, pertama kali memproduksi sebanyak 2kg, begitu selesai diproduksi maka mulai ditawarkan ke masyarakat melalui Facebook dan WhatsApp. Ternyata respon pasar sangat baik kemudian di titipkan ke lapak penjual oleh-oleh di PSP. Respon di tempat oleh-oleh PSP luar biasa karena dalam 1 minggu sudah habis dan minta di restock kembali.

Bu Indri Handayani, pemilik Sedap78

Pro Umkm Kalbar sempat mewawancarai bu Indri tentang tempoyak, berikut ini kami paparkan hasil wawancara tentang produk tempoyak Sedap78.

Bagaimana potensi durian di daerah?

Pohon durian masih banyak dan bila sudah musimnya durian itu sudah tidak ada harganya lagi karena melimpah ruah.

Produk-produk apa saja yang sudah di produksi Sedap78?

Produk-produk yang sudah diproduksi, antara lain, Tempoyak Goreng, Sambal Tempoyak, Sambal Tempoyak Udang, Sambal Tempoyak Petai, Lempok durian bunga, Permen lempok, Syrup Jahe, Minuman Asam Kandis, Minuman Jagung.

Apakah selama ini pernah mengalami kekosongan stok?

Pernah terjadi kekosongan stok tempoyak sampai harus meminta pihak keluarga Suaminya di kampung untuk membeli dari penduduk masing-masing 1 kilo karena di kampung setiap rumah pasti memiliki stok tempoyak.

Apakah tempoyak ada waktu expirednya?

Untuk tempoyak bila disimpan dengan baik dan tertutup rapat bisa tahan sampai 2 tahun.

Sambal Tempoyak Rasa Petai Sedap78

Kendala apa saja yang pernah ditemui selama ini  di pasar?

Pernah beberapa kali gas dari durian meningkat dan meledak, penyimpanan di suhu ruang yang panas bisa menyebabkan terjadi resiko meledak dan juga proses awal yang kurang maksimal bisa menyebabkan terjadinya potensi untuk meledak. Maka dari itu penyimpanan yang baik akan menjaga ketahanan produk tempoyak.

Apakah ada rencana untuk pengembangan produk tempoyak?

Mengenai rencana tetap ada, ke depan akan dibuka usaha warung makan dengan olahan tempoyak biar bisa dikenal lebih luas lagi dan bisa menjangkau segala kalangan.

Apakah ada pesan untuk para pemula yang baru memulai bisnis umkm?

Jangan pernah patah semangat untuk terus berinovasi, gagal itu hal yang biasa. Bila tidak memulai akan rugi karena persaingan lumayan besar dan pasar yang mau dijangkau juga luas. Jadi jangan pernah menyerah untuk menggapai mimpi.

Apakah peran Pro Umkm Kalbar sudah membantu umkm seperti sedap78?

Peran Pro Umkm kalbar menurut saya sudah sangat amat membantu produk sedap78 untuk dikenal masyarakat luas. Semoga kedepan Pro Umkm Kalbar bisa menjangkau lebih banyak Umkm yang ada di Kalimantan Barat.

Semoga kedepan produk Sedap78 bisa dikenal lagi di seluruh Indonesia, dan menjadi produk kebanggaan Kalimantan Barat, dukung terus produk Kalimantan barat menjadi produk Nasional. Produk Sedap78 bisa dipesan lewat Toko Online umkmkalbar.id via Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Maju terus Umkm Kalbar.

Baca Juga:

Oleh – Oleh Khas Kalimantan Barat Yang Unik Dan Kaya Akan Cita Rasa

Mengenal Durian Kalbar, Indonesia, dan Mancanegara

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *