Mengenal berbagai bagian daging sapi sangat penting, terlebih jika sedang ingin menghidangkan masakan yang berbahan dasar daging sapi. Setiap bagian daging sapi memiliki karakteristik dan cara memasak yang berbeda-beda. Ada bagian sapi yang memiliki tekstur lembut, ada pula beberapa bagian daging sapi yang memiliki tekstur padat sehingga membutuhkan proses memasak yang lebih lama supaya menjadi empuk. Agar tidak bingung, berikut bagian-bagian daging sapi yang wajib diketahui.

Daging Has Dalam (Tenderloin)

Daging has dalam atau tenderloin adalah bagian daging sapi yang terletak di punggung. Dipotong dari bagian tengah sapi, tepatnya daerah tulang belakang dan terletak di antara tulang belikat dan persendian pinggul. Karakteristik bagian daging sapi ini dikenal sangat empuk dan tidak berlemak alias kaya akan daging murni karena jaringan ototnya tidak terlalu banyak.

Banyak variasi resep olahan yang bisa dicoba dari tenderloin sapi karena dagingnya yang empuk. Bisa dimasak dengan cara ditumis, dipanggang, dan direbus. Saat memasak tenderloin, sangat penting memperhatikan pembumbuan yang tepat. Selain itu, karena sedikitnya lemak yang terkandung di dalam tenderloin, waktu yang dibutuhkan untuk memasaknya cenderung lebih cepat. Tenderloin yang dimasak terlalu lama, akan membuat dagingnya lebih cepat kering dan mengeras.

Daging Has Luar (Sirloin)

Daging has luar atau sirloin terletak di bawah iga sapi. Sirloin dibagi menjadi tiga. Satu di bagian atas dan dua berada di bawah tenderloin. Sirloin yang berada di bagian atas memiliki tekstur yang cukup lembut, sehingga sering dijadikan pilihan untuk membuat steak dengan harga yang terjangkau dan tetap lezat. Sirloin mengandung banyak lemak dan apabila dimasak menjadi steak akan menghasilkan steak yang berair, gurih, dan empuk. Harga sirloin terbilang relatif lebih terjangkau dibandingkan jenis daging steak lainnya. Salah satu alasannya karena teksturnya yang keras dan lemaknya yang cukup tebal.

Lapisan lemak yang memanjang di salah satu daging menjadi ciri khas nan mencolok sirloin. Lemak ini membuat sirloin lebih kenyal dan tidak mudah hancur saat dipanggang. Lapisan lemak ini sekaligus menjadi daya tarik dari sirloin, sebab membuat cita rasa steak yang dihasilkan semakin gurih.

Gandik

Bagian terbaik untuk membuat rendang adalah paha gandik. Gandik merupakan bagian paha belakang dari sapi. Masih banyak yang keliru dan salah paham menyamakan gandik dan daging paha depan (shank). Seperti yang telah disebutkan, apabila ingin membuat rendang, bagian gandik adalah yang paling tepat karena dari segi tekstur, daging bagian ini cenderung padat dan sedikit berlemak.

Sengkel 

Daging sengkel sapi atau shank berasal dari bagian depan atas kaki sapi. Biasanya, sengkel digunakan sebagai bahan dasar sup atau soto daging. Shank termasuk daging yang berurat dan memiliki serat yang kasar. Banyak orang yang sering mencari daging sengkel untuk menjadi bahan utama bakso urat. Letak atau posisi daging sengkel yang berada pada bagian atas kaki sapi yang berfungsi sebagai penopang tubuhnya, daging sengkel juga dikenal memiliki banyak otot pada jaringan dagingnya serta disebut juga daging sapi.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *