Sajian ayam goreng atau fried chicken menjadi opsi yang disukai banyak orang karena mudah didapat dan harganya pun terjangkau. Selain itu, ragam olahannya pun terkadang menjadi pilihan yang menyenangkan.

Seperti ayam geprek, sajian fried chicken yang dipadukan dengan cabe rawit. Ada juga fried chicken ayam goring berbumbu ala Korea atau bumbu barbeque dan dicocol saus keju. Walaupun demikian, mengkonsumsi ayam goreng terlalu sering memiliki sejumlah efek yang kurang baik pada tubuh.

Apa saja efek samping yang dapat ditimbulkan karena terlalu banyak konsumsi ayam goring?

Menambah Berat Badan

Jika kalian selalu memilih versi ayam goreng di restoran cepat saji favorit kalian, maka kalian bisa beresiko menambah berat badan. Ini karena ayam goreng mengandung lebih banyak kalori daripada yang tidak digoreng. “Ketika makanan digoreng, mereka menjadi lebih padat kalori karena bagian luar makanan kehilangan air dan menyerap lemak atau minyak,” kata Ashley Kitchen. “Minyak di mana makanan digoreng bisa mengandung lemak trans, yang telah terbukti meningkatkan LDL Anda.”

LDL adalah jenis kolesterol berbahaya yang dapat menyumbat arteri kalian dan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Pertimbangkan untuk mengurangi asupan ayam goreng dan makanan gorengan lainnya untuk menghindari penambahan berat badan dan masalah kesehatan jantung di masa depan.

Meningkatkan Resiko Kematian

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan di BMJ mengungkapkan bahwa wanita yang makan satu porsi ayam goreng setidaknya sekali sehari memiliki risiko kematian 13 persen lebih tinggi dari penyebab lainnya, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan gorengan sama sekali.

Perut Kembung

Sebagaimana dilansir Eat This, Not That!, makanan berlemak seperti ayam goreng tepung atau fried chicken lambat dicerna, artinya makanan tersebut bergerak perlahan melalui saluran pencernaan kalian dan dapat menyebabkan perut kembung. Makanan yang digoreng adalah penyebab utamanya, karena mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans.

Source: Google Image Search

Lesu

Sekitar 95 persen pasokan serotonin tubuh (hormon yang membuat kalian merasa baik) diproduksi oleh bakteri usus kalian. Selain itu, saluran pencernaan kalian dilapisi dengan jutaan sel saraf yang disebut neuron yang membantu mencerna makanan dan bahkan berperan dalam mengatur suasana hati kalian. Jika kalian mengkonsumsi banyak ayam goreng, pada dasarnya kalian mengisi usus kalian dengan bahan-bahan inflamasi dan menyebabkan lebih banyak bakteri jahat tumbuh. Ini dapat menghambat jumlah bakteri baik yang dihasilkan usus dan karenanya itu mempengaruhi tingkat energy.

Mengubah Mood

Makanan yang dikonsumsi bisa juga berpengaruh pada mood. Sekitar 95 persen dari suplai serotonin (hormon perasaan senang) tubuh kita diproduksi oleh bakteri usus di saluran gastrointestinal (GI). Saluran pencernaan juga dilapisi dengan jutaan sel saraf disebut neuron, yang membantu mencerna makanan dan mengatur suasana hati Anda. Berapa banyak serotonin yang dihasilkan usus kalian sebagian besar didasarkan pada seberapa banyak bakteri baik yang menyusun mikrobioma usus kalian.

Nah, makan ayam goreng secara rutin dapat menyebabkan lebih banyak bakteri jahat yang kemudian dapat menyebabkan lebih banyak peradangan dalam tubuh. Ini juga dapat menghambat produksi serotonin di usus dan kemudian dikomunikasikan dengan otak.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *