Daftar 10 mie instan terenak di dunia baru saja dirilis dan brand Indomie, produk mie instan asal Indonesia, mendapatkan posisi dua tempat dalam kategori mie goreng instan terenak di dunia dalam daftar tersebut.

Mie instan memang menjadi sajian favorit hampir sebagian besar orang. Selain karena harga yang murah, makanan instan ini juga bisa menggugah selera dan enak dinikmati pada waktu-waktu tertentu. Kala lapar di tengah malam, hujan turun hingga saat bersantai menonton film di rumah.

Hanya saja, bayang-bayang mie instan sebagai makanan tidak sehat tidak jarang membuat sulit untuk bisa menikmati tanpa rasa ‘berdosa’ atau bersalah. Lalu, bagaimana agar kita tetap bisa menikmati mie instan yang sehat dan tanpa rasa bersalah?

Karbohidrat pada mie instan bukan hal yang buruk untuk dikonsumsi manusia. Meski begitu, perlu ada tambahan gizi lainnya agar lebih seimbang. Makanan sehat harus seimbang ada karbohidratnya, proteinnya, lemaknya. Nah, mie instan banyak karbohidratnya, jadi kalau mau sehat harus ditambah protein, lemak, dan pendamping lainnya.

Google Image Search

Berikut cara memasak mie instan agar lebih sehat dan sesuai anjuran ahli gizi.

Tambahkan protein

Saat kalian memasak mie instan, sebaiknya tambahkan putih telur tanpa kuningnya atau dada ayam agar mi yang dikonsumsi lebih bergizi. Jika tidak bisa mengonsumsi protein hewani, kalian juga bisa menambahkan tahu sebagai protein nabati pada mie instan yang dimasak.

Lengkapi dengan sayuran

Mie instan memiliki banyak karbohidrat jenis simpleks. Karbohidrat ini sangat mudah diserap tubuh dan akan meningkatkan gula darah dengan cepat. Namun kalian tidak perlu khawatir, karena kalian bisa menambahkan sayuran hijau agar sajian mie instan lebih seimbang. Berbagai jenis sayuran bisa ditambahkan saat kalian memasak mie instan, seperti bayam, sawi hingga brokoli.

Ganti air rebusan

Mengganti air rebusan mie dengan air biasa saat akan dikonsumsi jauh lebih sehat. Hal ini untuk mengurangi larutan karbohidrat dari mi yang telah direbus dalam air tersebut. Sebagian karbohidrat yang ada di mie akan larut dalam air rebusan ketika dimasak. Mengganti airnya sedikit mengurangi karbohidrat yang dikonsumsi.

Google Image Search

Kurangi bumbu

Saat memasak mie instan, sebaiknya kurangi takaran bumbu yang disediakan dalam bungkus mi tersebut. Ini untuk mengurangi kandungan garam yang bisa diserap oleh tubuh. Ahli gizi juga sangat tidak merekomendasikan menambahkan bumbu masakan instan lainnya ke dalam mie instan yang akan kalian konsumsi.

Masak dengan air mendidih

Tidak sedikit orang yang memasak mie instan hanya dengan menyeduhnya menggunakan air panas. Ini memang tidak dilarang, tapi sebaiknya kalian memasak mie dengan air mendidih sesuai dengan tata cara memasak mie yang tercantum dalam kemasannya. Selain lebih sehat, mie yang dimasak dengan air mendidih di atas kompor juga pastinya terasa jauh lebih enak.

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *