Pernah tahu atau sering mendengar cerita bahwa suatu benda mati ataupun hidup diyakini dapat membawa keberuntungan? Memang, di setiap negara di  meyakini hal ini. Setiap negara memiliki berbagai macam hal berbeda yang  dianggap sebagai simbol atau jimat untuk keberuntungan. Hal ini biasanya berkaitan dengan sejarah suatu negara, baik dari sisi agama, budaya, atau identitas nasionalnya.

Apa saja itu yang dianggap sebagai simbol keberuntungan? Berikut benda-benda yang dianggap simbol keberuntungan dan penjelasan mengapa dianggap sebagai pembawa keberuntungan.

Maneki Neko di Jepang

Apabila memasuki sebuah toko dan melihat ada sebuah patung kucing yang sedang melambaikan tangan ke depan dan ke belakang, patung tersebut adalah simbol keberuntungan dari Jepang. Disebut maneki neko, umumnya berwarna putih atau berwarna emas. Banyak orang mengira maneki neko berasal dari Cina, padahal patung kucing ini berasal dari negeri sakura, Jepang.

Penggunaan maneki neko sebagai simbol keberuntungan telah sejak lama digunakan di Jepang karena patung kucing ini dianggap bisa membawa keberuntungan bagi usaha atau bisnis yang dijalani. Sejarah adanya maneki neko ini bermula dari sekitar abad ke-17. Jika biasanya hanya melihat patung maneki neko berwarna emas atau putih dengan tangan yang bergerak-gerak ke depan dan belakang, ternyata warna, gerakan tangan, bahkan hiasan di maneki neko memiliki arti yang berbeda.

Maneki neko tiga warna adalah kucing yang paling populer di Jepang, merupakan simbol tradisional untuk keberuntungan, rejeki, dan kemakmuran. Ada pula maneki neko yang berwarna hitam untuk keselamatan dan menangkal kejahatan. Maneki neko berwarna putih sebagai simbol kemurnian juga kebahagiaan. Maneki neko yang paling banyak digunakan dan kerap dijumpai di pertokoan biasanya berwarna emas. Maneki neko berwarna emas adalah simbol untuk mendatangkan kekayaan dan kemakmuran.

Selain warna-warna tersebut, ada juga maneki neko berwarna merah. Maneki neko warna merah dipercaya membawa perlindungan dari kejahatan dan penyakit, terutama penyakit pada anak-anak. Ada juga maneki neko berwarna hijau yang menjadi simbol pembawa  keberuntungan dalam hal pendidikan. Tidak hanya warnanya yang berbeda, tapi gerakan tangan yang bergerak ke depan dan ke belakang juga dipercaya mempuyai arti yang berbeda-beda. Bila tangan yang terangkat dan bergerak-gerak adalah tangan kanan, biasanya digunakan dalam bisnis, karena dipercaya bisa mengundang uang dan keberuntungan. Jika yang terangkat adalah tangan kiri, dipercaya bisa mengundang pelanggan untuk restoran. Sedangkan, maneki neko yang kedua tangannya terangkat, dianggap menjadi perlindungan bagi rumah atau tempat berbisnis.

Nazar Boncugu di Turki

Mengunjungi negara Turki tidak lengkap rasanya jika belum membawa oleh-oleh atau cinderamata khas masyarakat setempat. Satu dari sekian banyak benda khas negara ini adalah nazar boncugu atau yang dikenal dengan nama mata setan (evil’s eye) oleh turis mancanegara. Nazar boncugu dipercaya penduduk Turki memiliki kekuatan memberikan perlindungan dari hal buruk yang tidak diinginkan. Makna Nazar boncugu ini masih jarang diketahui wisatawan secara mendalam. Biasanya nazar boncugu dibuat dalam berbagai bentuk, mulai dari hiasan rumah hingga gantungan kunci.

Perpaduan warna pada nazar boncugu ini menarik, yaitu biru muda, putih, hitam, dan biru tua. Jimat ini telah ada sejak ribuan tahun silam. Masyarakat Turki percaya nazar boncugu ini dapat memberikan rasa damai dan tentram bagi masyarakat maupun orang yang memakainya.  Penggunaannya mirip dengan Maneko-neki di Jepang, lambang nazar boncugu ini sering dijumpai dalam rumah penduduk ataupun dinding pertokoan.

Scarab di Mesir

The heart scarab merupakan jimat berbentuk oval yang jadi salah satu jimat paling populer di masa Mesir Kuno. Bangsa Mesir Kuno memang telah lama menganggap suci kumbang scarab hingga menjadi inspirasi dalam berbagai jimat dan perhiasan bangsa itu. Jimat scarab memiliki makna religius yang sangat spesifik. Kumbang scarab atau Scarabaeus sacer merupakan salah satu jenis kumbang kotoran. Kumbang scarab memakan kotoran hewan lain, sehingga disebut kumbang kotoran. Sebagian besar spesies scarab membuat bola kotoran yang digunakan sebagai makanan atau tempat tinggal, beberapa spesies lain tinggal dalam kotoran itu sendiri. Terdapat juga beberapa jenis kumbang scarab yang mengubur kotoran yang mereka temukan.

Perilaku jenis kumbang scarab yang membuat bola kotoran inilah yang kemudian dikaitkan dengan kepercayaan Mesir kuno. Orang-orang Mesir kuno mengaitkan kumbang kotoran dengan dewa mereka dan menganggapnya sebagai simbol suci. orang Mesir kuno memperhatikan perilaku kumbang scarab yang membuat bola-bola dari kotoran. Tanpa diketahui dari mana asalnya, orang-orang Mesir pada kala itu melihat tiba-tiba anak-anak kumbang muncul dari bola kotoran. Orang Mesir kuno kemudian menghubungkan fenomena ini dengan Khepri/Khephri atau disebut dewa matahari terbit. Menurut kepercayaan orang Mesir, Khepri juga menciptakan dirinya sendiri dari ketiadaan.

Orang Mesir kuno percaya bahwa Kephri layaknya kumbang scarab muncul dari ketiadaan, karena hanya terdapat kumbang scarab jantan tanpa betina. sehingga orang Mesir kuno mulai menganggap kumbang scarab sebagai binatang suci. Kumbang ini menjadi simbol untuk regenerasi, transformasi, pembaharuan, dan kebangkitan.

Telur Paskah di Ukraina

Telur menjadi simbol yang umum bagi umat Kristen yang merayakan Paskah di berbagai negara, termasuk umat Kristen di Ukaraina. Perayaan Paskah sangat unik dan khas,  cirinya adalah telur Paskah tradisional yang disebut Pysanka. Hal yang membedakan dari telur paskah di negara lain dan telur paskah di Ukraina yaitu simbol yang dilukis di kulit telur. Nama Pysanka memiliki arti yang ternyata sesuai dengan metode melukisnya, yaitu berasal dari kata kerja dalam Bahasa U  kraina “pysaty” yang artinya menulis, dan pysanka berarti bentuk tunggal, sementara pysanky adalah jamak. Pelukisan motif telur ini pun tidak sembarangan, karena ada unsur ritual di balik keindahannya yang memikat, seperti pemikiran magis, pemanggilan dewa dan dewi untuk kesehatan, kesuburan, cinta, dan kekayaan.  

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *