Nggak Hanya Bikin Ngiler, Yuk Kenali ASMR dan Manfaatnya

Beberapa waktu ini, banyak konten kreator youtube yang menyuguhkan video-video ASMR. Video ASMR yang berseliweran tersebut, ternyata menuai banyak respon positif dari yang menontonnya. ASMR merupakan kepanjangan dari Autonomous Sensory Meridian Response. Hingga saat ini, sudah banyak pembuat konten youtube AMSR. Tema konten ASMR yang dibuat pun beragam. Mulai dari suara mengunyah, suara bisik, suara air, dan masih banyak lagi.

Jadi, mengapa ASMR begitu menjadi konten favorit banyak orang-orang dewasa ini? Menurut sumber, ASMR terdiri dari bebunyian yang dianggap menenangkan. Biasanya, tubuh akan menghasilkan dan merasakan euforia kecil. Euforia kecil ini ditandai dengan munculnya kombinasi perasaan positif dan sensasi pada kulit. Ada sebuah penelitian mengenai ASMR ini. Hasilnya, dikatakan bahwa ASMR kemungkinan berhubungan dengan sinestesia. Sinestesia adalah kondisi masukan sensorik yang dialami oleh satu indra, dirasakan secara bersamaan oleh indra lain.

Sebagai contoh, ketika mencium bau sesuatu, kita bisa menerka-nerka bau tersebut berasal dari sesuatu yang mempunyai rasa. Contoh lainnya, ketika melihat warna merah, tiba-tiba lidah seakan-akan merasakan rasa pedas. Kendati demikian, secara sains belum ditemukan jawaban konkrit tentang bagaimana hubungan ASMR dan aktivitas otak.

Secara umum, ada beberapa tipe ASMR yang bisa dinikmati audiens. Apa saja tipe ASMR tersebut? Berikut daftarnya.

Bisikan

Sensasi apa yang dirasakan saat mendengar suara orang berbisik tepat di telinga? Ya, sebagian besar orang pasti merasakan sensasi tertentu saat mendengar bisikan. Oleh karena itu, bisikan masuk dalam kategori suara ASMR yang paling umum. Sensasi yang ditimbulkan bisikan bisa berbeda tergantung jenis bisikan yang didengar.

Ketukan

Ketukan termasuk salah satu tipe suara ASMR yang cukup kontroversial, karena sebagaian orang menganggap suara ketukan sebagai pemicu yang bisa membantu tidur dan bermeditasi. Di sisi lain, ada pula golongan yang merasa risih dan merasa tidak nyaman saat mendengar suara ketukan yang berulang.

Garukan

Menggaruk permukaan keras yang lembut menggunakan kuku adalah pemicu ASMR yang popular saat ini. Beberapa orang merespon baik terhadap goresan yang lambat, sedangkan sebagian lebih menyukai suara garukan yang cepat atau berirama.

Suara Pekerjaan

Percaya atau tidak, suara orang yang sedang melakukan pekerjaan seperti mengetik, melukis, mencukur rambut, dan sebagainya dapat memicu efek ASMR. Bahkan, efek-efek suara ini cukup diminati sebelum video ASMR mulai terkenal di YouTube. Sebagian orang menganggap jenis suara ini membuat pikiran tenang dan tubuh jadi lebih rileks.

Tiupan

Suara tiupan dapat menjadi pemicu ASMR yang bekerja dengan dua cara. Pertama, dari suara tiupan itu sendiri, khususnya jika direkam dalam bentuk binaural yang menghasilkan sensasi menyenangkan bagi pendengarnya. Kedua, suara tiupan memunculkan perasaan pribadi terhadap seseorang. Jarak suara tiupan dari telinga menjadi faktor penting bagi sebagian besar pendengarnya.

Suara Benda yang Mengerut

Salah satunya berasal dari suara kerutan plastik. Beberapa orang mungkin membencinya, tapi tidak sedikit pula orang benar-benar menikmatinya. Suara kerutan yang cepat dan tidak beraturan mungkin menjengkelkan, tapi kerutan yang lambat dan disengaja cenderung disukai penikmat video ASMR.

Manfaat yang diberikan ASMR ternyata dinilai mengesankan, terutama bagi orang-orang yang mengalami depresi. Manfat-manfaat yang dapat dirasakan dari menonton dan mendengarkan ASMR antara lain:

Merasa Rileks

Hasil studi dari Universitas Sheffield mengungkapkan bahwa banyak orang yang menonton video ASMR mengklaim dirinya merasa senang setelah mendengarkan suara dari video ASMR tersebut. Mereka merasa lebih tenang dan memiliki detak jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan sebelum mereka mendengarkan ASMR. ASMR  adalah sensasi yang dialami oleh beberapa orang sebagai respon terhadap suara tertentu, digambarkan sebagai sensasi hangat, kesemutan, dan menyenangkan dimulai dari puncak kepala dan menyebar ke seluruh tubuh.

Perasaan Positif

Para peneliti juga mencari tahu apakah menonton video ASMR dapat menghasilkan perasaan rileks dan perubahan yang menyertai dalam tubuh seperti penurunan detak jantung. Ternyata, selain merasa rileks, orang-orang yang terlibat dalam ASMR juga dilaporkan merasa lebih positif dan terhubung secara sosial.

Mengatasi Insomnia

Beberapa ahli psikologi berpendapat efek ASMR mirip meditasi, salah satunya membuat ASMRtists menjadi lebih rileks sehingga lebih mudah tertidur. Bahkan, para penikmat video ASMR mengklaim lebih mudah terlelap, sehingga banyak orang menyatakan ASMR cocok dinikmati oleh para penderita insomnia. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mendengarkan ASMR melalui siaran podcast maupun video yang diunggah secara online. Biasanya, siaran ASMR dilakukan dengan berbisik perlahan, menggosokkan dua benda dengan lembut, menyisir rambut, dan kegiatan yang bertujuan untuk relaksasi lainnya. Penelitian lain yang dilakukan Sheffield University di Inggris menunjukkan bahwa orang yang senang mendengarkan dan melihat video ASMR dapat mengatasi insomnianya. Hal ini disebabkan video ASMR memiliki manfaat terapeutik dengan mengurangi detak jantung dan merangsang munculnya perasaan positif dalam diri seseorang.

Mengenal Sisi Unik Pakaian Adat Dayak Kalimantan Barat

Provinsi Kalimantan Barat dikenal memiliki beberapa pakaian adat yang memiliki nama dan ciri khasnya masing-masing. Banyak keunikan pada setiap pakaian adat Kalimantan Barat, baik dari segi bahan, motif, ataupun corak. Umumnya, Suku Dayak identik dengan pakaian adat yang berwarna hitam. Model baju tanpa lengan dan tambahan aksesori di beberapa bagian anggota tubuh semakin menambah keunikan pakaian adat ini.

Pakaian adat suku Dayak memiliki sisi unik yang menarik. Mulai dari karakteristik, nama, dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Awalnya, pakaian adat Suku Dayak terbuat dari kulit kayu yang diolah sedemikian rupa hingga menjadi pakaian berbahan kain. Dulunya, masyarakat suku Dayak memakai baju adat untuk sehari-hari ataupun acara adat, tetapi di masa sekarang, hanya dikenakan untuk acara-acara tertentu, termasuk upacara adat, acara budaya dan, acara perkawinan.

Penasaran dengan keunikan yang dimiliki dan perjalanan sejarah pakaian adat Kalimantan Barat khas suku Dayak ini? Simak ulasan lengkapnya berikut.

Pada awal mulanya, Suku Dayak hanya mengenal dua jenis pakaian, yaitu King Baba untuk laki-laki dan King Bibinge untuk perempuan. Keduanya dibuat dari olahan kulit kayu menjadi lunak hingga menyerupai seperti bahan kain. Kulit kayu yang telah diproses ini disebut kapuo atau ampuro. Konon, keterampilan mengolah kayu menjadi pakaian ini diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang suku Dayak. Pakaian adat Dayak untuk kaum laki-laki disebut King Baba. King berarti pakaian dan baba berarti laki-laki dalam Bahasa Dayak. King Baba terbuat dari kulit kayu tumbuhan endemik Kalimantan yang mengandung serat tinggi.

Dalam proses membuat king baba, kulit kayu dipukul-pukul menggunakan palu bulat di dalam air, sehingga hanya tertinggal seratnya. Jika sudah lentur, bahan serat tersebut dijemur dan dihias dengan lukisan-lukisan etnik khas Dayak. Pewarna yang digunakan pun berbahan alami. Diambil dari tumbuhan atau sumber alam lainnya. Setelah itu, bahan serat dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai rompi tanpa lengan dan celana panjang. Biasanya, pemakaian pakaian ini dikenakan bersama senjata bernama mandau dan sebuah perisai, seakan-akan hendak pergi berperang.

Pakaian adat suku Dayak untuk perempuan (king bibinge) juga dibuat menggunakan cara dan bahan yang sama dengan pakaian adat kaum laki-laki. King bibinge terdiri dari penutup dada, stagen, dan bagian bawah berupa rok. Aksesoris yang digunakan juga lebih bervariasi, seperti kalung, manik-manik, ikat kepala dengan hiasan sehelai bulu burung enggang. Kini, King Baba dan King Bibinge berbahan kulit kayu sudah tidak pernah dibuat lagi semenjak orang-orang Dayak mulai mengenal kain. Seiring perkembangan waktu dan zaman, suku Dayak mulai mengenal kain. Hal ini mengakibatkan pakaian Suku Dayak semakin berkembang dan bervariasi. Uniknya, pakaian adat ini sebagian besar dibuat sendiri oleh si pemakai atau anggota keluarga yang ahli membuat pakaian.

Beberapa pakaian adat Suku Dayak yang terbuat dari bahan kain, sebagai berikut:

Bulang Manik dan King Manik

Bulang Manik dan King Manik adalah pakaian tradisional Suku Dayak yang terbuat dari manik bokok yang umumnya ada di Serawak, Malaysia. Manik-manik tersebut dirangkai menggunakan benang khusus menjadi lembaran, kemudian dilekatkan pada kain hingga menyerupai baju.

Bulang Buri’ dan King Buri’

Pakaian adat suku Dayak ini terbuat dari sejenis kerang laut kecil dan keras yang disebut buri’ dan selembar kain. Kain ini dipakai untuk melekatkan butir-butir buri’ dan dibentuk menjadi selembar baju.

King Tatak

King Tatak merupakan perpaduan antara king manik dan king buri’. Bahan King Tatak terdiri dari manik dan buri’ atau kerang kecil. Manik-maniknya dianyam, kemudian dilekatkan di bagian tengah king, sementara butir-butir buri’ menghiasi bagian atas king.

King Kabo’

Nama King Kabo’ berasal dari hantu raksasa dalam kepercayaan Suku Dayak. Pakaian adat ini memiliki bentuk lebar dan panjang, serta dipadukan dengan celana atau cawat yang kedua bagian ujungnya terjuntai.

King Tompang

King Tompa terbuat dari kain polos berwarna hitam atau biru yang dijahit menjadi bentuk sarung. Pada sisi atas, sisi bawah dan sisi kiri diberi pita dari kain berwarna merah. Di antara pita-pita, terdapat sulaman berbentuk ukiran khas suku Dayak.

Indulu Manik

Pakaian indulu manik hampir menyerupai king manik, yaitu dibuat dari manik boko’ atau manik halus yang dianyam, lalu ditempel pada lembaran kain seukuran dengan panjang yang sama dengan anyaman manik.

Bulang Kuurung

Menurut informasi, Bulang Kuurang dibuat pertama kali sejak suku Dayak mengenal kain. Bentuknya menyerupai baju pada umumnya, terbuat dari kain sesuai warna yang tersedia. Bulang Kuurung terdiri dari beberapa macam model, yaitu baju kuurung sapek tangan atau tanpa lengan, baju kuurung dokot tangan atau berlengan pendek, dan baju kuurung langke tangan atau berlengan panjang. Setelah baju kuurung diciptakan, muncul model-model lain seperti bulang kontong dan bulang kaalawat.

Sama halnya dengan baju adat daerah lain, pakaian adat Kalimantan Barat khas suku Dayak juga dilengkapi dengan perhiasan. atau aksesoris etnik. Berikut adalah jenis-jenis perhiasan yang digunakan perempuan dan kaum laki-laki.

Simbolong, adalah perhiasan untuk sanggul kaum wanita digunakan sehari-hari maupun menghadiri upacara adat. Aksesoris ini memiliki makna simbolik yang berarti si pemakai adalah remaja perempuan.

Hiasan kepala berupa tajuk bulu tantawan dan tajuk bulu arue, digunakan saat upacara sukacita maupun dukacita.

Poosong, adalah perhiasan untuk menghias lubang telinga kaum perempuan. Selain sebagai identitas, Poosong memiliki fungsi estetik untuk memperindah lubang besar pada telinga.

Kalong atau manik pirak untuk memperindah leher seseorang dan bermakna si pemakai mempunyai kemampuan dalam masyarakat.

Kalong manik kalabe adalah kalung khusus dipakai perempuan muda, sedangkan Kalong manik lawang adalah kalung yang bisa dipakai perempuan atau laki-laki.

Tangkalai’ atau sumpae adalah penghias bagian lengan lak-laki dan perempuan.

Isi amas atau gigi emas berfungsi untuk memperindah gigi yang memiliki makna simbolik pemakainya seseorang yang mampu.

Tidak hanya aksesoris, pakaian adat Suku Dayak, khususnya Bulang dan King Manik terdiri dari perpaduan warna dan dihiasi dengan macam-macam bentuk. Uniknya, dibalik warna dan ragam hias ini ada arti tertentu.

Makna Warna Suku Dayak

Warna merah melambangkan rasa kompak, persatuan, dan keberanian dalam membela kebenaran.

Putih melambangkan kesucian dan kemurnian jiwa seseorang atau suatu masyarakat.

Kuning melambangkan rasa keagungan, kejayaan, kemegahan, dan sebagai tanda kehormatan.

Hitam melambangkan suatu kedewasaan dan sebagai lambang berkabung.

Hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran.

Makna Ragam Hias Pakaian Adat Suku Dayak

Bentuk orang atau mantuari menggambarkan kehidupan manusia di alam dunia.

Bentuk binatang memiliki arti adanya kehidupan makhluk binatang di dunia.

Bentuk tumbuhan menggambarkan adanya kehidupan tumbuhan di dunia.

Bentuk benda-benda seperti bintang, bulan, dan matahari menggambarkan adanya kehidupan dalam alam gaib, yakni bintang, bulan, dan matahari dulunya diyakini adalah manusia.

German Shepherd Hingga Pudel, Berikut Deretan Ras Anjing Paling Pintar

Anjing dikenal sebagai hewan yang cerdas. Sejak dulu, selain sebagai hewan peliharaan, anjing digunakan untuk membantu pekerjaan manusia seperti menggembala, berburu, hingga menjadi anjing pelacak yang membantu kepolisian. Menurut Stanley Coren, seorang ahli psikologi dan professor di Universitas British Columbia di Vancouver, Kanada, ada tiga parameter yang digunakan untuk menunjukkan apakah seekor anjing memang pintar. Ketiga parameter tersebut adalah kecerdasan alami, tingkat adaptasi, dan kemampuan belajar dari manusia. Dari sekian banyak ras anjing, berikut beberapa ras anjing yang tergolong paling pintar.

German Shepherd

Seperti Namanya, anjing ras ini berasal dari Jerman. Anjin ras German Shepherd ditemukan pada awal abad 19. Awalnya, anjing ini dilatih menggiring domba. Seiring perkembangan waktu, German Shepherd diperuntukkan membantu tugas-tugas manusia, khususnya di bidang militer, kepolisian, dan tim SAR. German Shepherd tergolong anjing yang kecerdasannya di atas rata-rata dan mampu belajar dengan cepat.

Anjing ras German Shepherd dianggap pintar, karena kemampuannya untuk mempelajari perintah untuk berbagai tugas. Memiliki tubuh yang atletis, tidak heran jika anjing ini kerap menjadi anjing kepolisian. Selain pintar, anjing ras ini termasuk ras anjing yang berani dan percaya diri. German Shepherd juga terkenal akan kesetiaannya dan hebat dalam menangani anak-anak.

Golden Retriever

Anjing dari ras Golden Retriever memiliki sifat suka menyenangkan manusia (people pleaser). Golden retriever terkenal karena cerdas, ramah, dan setia. Beberapa kelebihan yang dimiliki anjing Golden Retriever antara lain anjing penyelamat, anjing pelayan, dan anjing penggembala.

Anjing Golden Retiever dikenal sebagai salah satu anjing penyelamat yang terkenal di berbagai negara, salah satunya di Amerika. Golden Retriever dilatih sedemikian rupa agar mampu menyelesaikan berbagai misi penyelamatan, misalnya narkoba dan melacak bom. Selain itu, Golden Retriever juga mampu mencari dan menolong korban bencana alam.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh anjing Golden Retriever yakni bisa menjadi anjing pelayan. Anjing Golden Retriever mempunyai tingkat kepintaran yang tinggi, sehingga membuatnya mudah dilatih dalam membantu pelayanan sosial, misalnya membantu menghibur para penderita kanker, membantu orang buta berjalan, dan lain sebagainya.

 Memiliki kemampuan berlari yang cepat juga menempatkan anjing Golden Retriever sebagai anjing yang ditugaskan sebagai anjing penggembala. Banyak anjing Golden Retriever di Jerman yang dimanfaatkan sebagai anjing penggembala ternak. Selain kemampuan berlarinya, melakukan pengarahan, pengawasan, dan memeriksa keadaan ternak juga menjadi kelebihan anjing ras Golden Retriever.

Secara umum, anjing ras Golden Retriever ada dua jenis, yaitu tipe anjing Golden Inggris dan tipe anjing Golden Amerika. Variasi tipe Inggris memiliki berbagai variasi, yakni garis Amerika, australis, dan Eropa. Ciri utama dari anjing golden tipe Inggris, yaitu tulangnya yang berukuran besar, kepalanya lebih menyiku serta moncongnya yang terlihat lebih berat.

Pada umumnya, anjing jantan dari tipe Inggris mempunyai panjang mencapai 56 cm sampai  61 cm, sedangkan tipe Inggris anjing golden betina panjangnya bisa mencapai 51 sampai 56 cm.

Variasi jenis anjing golden tipe Amerika mempunyai tubuh yang lebih gemuk dan pendek daripada anjing golden tipe Inggris. anjing golden jantan tipe Amerika mempunyai bahu dengan tinggi 56 sampai 61 cm dan untuk betinanya 55-57 cm. Ciri khas lain dari anjing golden tipe Amerika ini yaitu matanya yang terlihat seperti bentuk segitiga dan cenderung terpisah.

Doberman Pinscher

Doberman Pinsher memiliki reputasi sebagai anjing keamanan yang galak dan tangguh, tetapi sangat setia pada pemiliknya. Anjing ras ini bahkan dikenal cerdas dan dinobatkan sebagai anjing penjaga terbaik di dunia. Ras anjing Doberman Pinscher diketahui ada pada awal 1880-an.

Tubuh ras Doberman Pinscher sangat kuat, berotot, dan proporsional. Bentuk fisik ini yang menjadikan Doberman Pinscher cepat, anggun, dan memiliki daya tahan yang baik. Warna ras anjing Doberman Pinscher antara lain hitam, merah, biru, dan coklat kekuningan. Doberman Pinscher juga memiliki tanda karat di atas kedua mata, moncong, tenggorokan, bawah ekor, dan keempat kakinya. Bulu ras Doberman Pinscher pendek, halus, serta bergaris-garis rapi bercak putih di bagian dadanya.

Dari kepribadiannya, ras Doberman Pinscher menyukai petualangan, setia, patuh, dan gemar menghadapi berbagai tantangan. Walaupun pada umumnya responsif, terkadang Doberman Pinscher dapat mendominasi pemiliknya. Tidak jarang, anjing ras ini juga sering bersikap pemalu, terutama pada orang asing. Sementara itu, ada pula Doberman Pinscher yang tak segan-segan untuk bersikap agresif.

Border Collie

Sejak dahulu, anjing ras Border Collie diakui sebagai anjing paling cerdas, pekerja keras, dan staminanya yang mengagumkan. Tidak hanya ditugaskan sebagai anjing penggembala, saat ini Border Collie dijadikan anjing untuk teman bermain di rumah. Secara umum, Border Collie memiliki sifat yang enerjik, cerdas, tajam, siaga dan responsif.

Border Collie berukuran tubuh sedang. Tingginya berkisar 48 hingga 56 sentimeter untuk jantan dan 46 hingga 53 sentimeter untuk betina. Anjing ini memiliki berat badan sekitar 13 hingga 25 kilogram.

Anjing Border Collie biasanya memiliki bulu yang terdiri atas dua sampai tiga warna. Warna bulu Border Collie biasanya hitam, kecoklatan, dan putih dengan corak warna putih, kecoklatan dan sawo matang. Bulu yang dimiliki Border Collie adalah bulu bergelombang yang cukup panjang, sehingga anjing ini sering merontokkan bulunya.

Pudel

Pudel menjadi salah satu anjing populer sebagai anjing peliharaan Meskipun terlihat seperti peliharaan yang manja, ternyata anjing ini pintar serta cepat dalam mempelajari hal baru. Anjing pudel dapat mempelajari banyak trik lucu dengan cepat apabila dilatih sejak bayi. Selain itu, pudel memang menyukai permainan dan kegiatan apa pun, asal tidak duduk diam. Anjing pudel termasuk salah satu anjing yang aktif bergerak. Anjing yang berasal dari Jerman ini mampu bertahan hidup selama belasan tahun. Kini, pudel  menjadi anjing khas di Perancis.

Anjing pudel tidak terlalu merepotkan untuk dipelihara, sebab bulunya tidak mudah rontok,. Anjing ini juga tidak mengeluarkan bau seperti anjing lain pada umumnya. Bisa dikatakan bahwa pudel termasuk anjing yang cerdas, lucu, dan bersih. Walau demikian, ternyata pudel termasuk hewan yang suka tidur. Seekor  pudel dewasa bisa tidur belasan jam dalam sehari.

Napak Tilas Tempat Bersejarah: Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Tahun ini, Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun ke-76. Rakyat Indonesia bersukacita memaknai perjuangan dan mengenang semua jasa-jasa yang telah dilakukan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Salah satu cara mengenang perjuangan para pahlawan adalah melakukan perjalanan wisata ke tempat-tempat bersejarah. Kendati saat ini sedang musim pandemi, mengenang perjuangan para pahlawan masih bisa dilakukan dengan cara mempelajari situs-situs bernilai historikal tersebut. Berikut beberapa tempat bersejarah di Indonesia.

Rumah Rengasdengklok

Nama Rengasdengklok tentu saja sudah tidak asing lagi. Buku sejarah, buku pelajaran sekolah, hingga cerita dari mulut ke mulut sering menyebut Rengasdengklok. Tepatnya, 76 tahun silam, tempat ini menjadi saksi bisu “penculikan” dua tokoh pergerakan Indonesia, Soekarno dan Hatta. Soekarno dan Hatta dibawa sekelompok pemuda ke Rengasdengklok. Para pemuda ini mendesak Soekarno dan Hatta agar segara memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanpa perlu menunggu perkembangan dari Jepang.

Letak rumah Rengasdengklok tidak jauh dari Monumen Kebulatan Tekad. Menurut penuturan pemilik rumah ini, Soekarno tiba pada tanggal 15 Agustus 1945. Rumah ini dipilih untuk tempat persinggahan Soekarno dan Hatta karena kondisi rumah yang tidak mencolok. Rencana awalnya, Soekarno dan Hatta berkumpul di markas PETA, tetapi karena dirasa terlalu mencolok akhirnya rumah dipindah ke rumah Rengadengklok  yang penuh tanaman rimbun.

Dulunya, posisi rumah Rengasdengklok berada di sisi tanggul Sungai Citarum dan dianggap tersembunyi, sehingga cocok dijadikan tempat persembunyian. Kini, posisi rumah Rengasdengklok telah bergeser sekitar 20 meter akibat rendaman waduk. Rumah ini sekarang dihiasi berbagai gambar tokoh yang terlibat peristiwa Rengasdengklok seperti Soekarno, Hatta, Wikana, Chaerul Saleh dan Achmad Soebarjo. Terpampang pula kalimat-kalimat perjuangan di sekitar gambar itu. Sejumlah perabotan yang dulunya pernah digunakan Soekarno dan Hatta seperti tempat tidur, meja, dan kursi masih tersimpan.

Monumen Kebulatan Tekad

Monumen Kebulatan Tekad dibangun di atas tanah seluas 1500 m2. Monumen ini merupakan bekas lokasi markas PETA di Kampung Bojong Tugu, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok. Lahan monumen berbentuk segitiga dan sudut di bagian timur merupakan jalan masuk ke areal monumen. Kondisinya berupa taman dengan bangunan tugu. Bagian depan sisi selatan terdapat tatanan batu yang membentuk angka 17, ditengah merupakan jalan setapak melingkar membentuk angka 8, dan di bagian utara terdapat tatanan batu membentuk angka 45. Tepat di tengah halaman terdapat Tugu Kebulatan Tekad yang berdiri di atas batur persegi. Tiap-tiap sudut batur terdapat tugu yang di atasnya terdapat bentuk bambu runcing.

Tengah-tengah bagian sisi terdapat semacam tugu, tetapi tidak dilengkapi bentuk bambu runcing. Disebut Monumen Kebulatan Tekad lantaran terdapat figur tangan yang mengepal. Tangan mengepal ini dimaknai sebagai tekad yang kuat dari pembela tanah air untuk mengusir penjajah dan perjuangan demi menyatakan kemerdekaan Indonesia. Di belakang tugu terdapat dinding yang menggambarkan kisah perjalanan proklamasi. Ada juga terdapat relief yang menggambarkan saat Soekarno dan Hatta dibawa ke rengasdengklok. Menurut informasi, Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok dibangun pada tahun 1950 dengan biaya Rp.17.500,00. Uang itu merupakan hasil dari sumbangan pemerintah dan hasil dari sumbangan masyarakat.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum Perumusan Naskah Proklamasi terletak di Jalan Imam Bonjol I, Menteng, Jakarta. Saat masa pendudukan Jepang, jalan ini bernama Jalan Meiji Dori. Sebelum ditetapkan menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi, bangunan ini menjadi rumah tinggal Laksamana Muda Tadashi Maeda. Tadashi Maeda adalah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda pada masa Perang Pasifik.

Laksamana Muda Tadashi Maeda menjadi salah satu tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia. Maeda mengizinkan rumahnya untuk dijadikan tempat perumusan naskah proklamasi Indonesia.

Ada empat ruangan di dalam Museum Proklamasi yaitu:

Ruang Pertama menjadi tempat peristiwa bersejarah pertama dalam persiapan Perumusan Naskah Proklamasi Indonesia. Ruangan ini dijadikan  ruang tamu, sekaligus kantor. Selain itu, di dalam ruangan ini juga diperlihatkan suasana menjelang proklamasi, seperti proses pembentukan PPKI dan BPUPKI, peristiwa bom Hiroshima-Nagasaki, dan lainnya.

Ruang Kedua menjadi tempat Soekarno dan Hatta mengadakan rapat bersama di meja bundar dengan pengurus lain seperti B.M. Diah. Naskah proklamasi yang asli ditulis tangan oleh Soekarno dengan judul “Proklamasi” di ruangan kedua ini. Ruangan kedua ini juga diperlihatkan sewaktu Soekarno mengumandangkan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur.

Ruang ketiga, terdapat sebuah piano yang menjadi tempat Soekarno dan Hatta menandatangani naskah proklamasi Indonesia. Peristiwa bersejarah ruang ketiga adalah Soekarno membacakan naskah proklamasi di depan rumahnya. Gambaran suasana pergolakan saat mempertahankan kemerdekaan juga ditampilkan di ruangan ini.

Ruang Keempat yang merupakan ruangan terakhir adalah tempat pameran benda-benda yang pernah dikenakan oleh para tokoh yang hadir saat perumusan naskah proklamasi. Benda-benda tersebut seperti jam tangan, pulpen, dab pakaian. Sayuti Melik dan B.M. Diah mengetikkan naskah proklamasi Indonesia di ruangan keempat ini.

Radio Republik Indonesia (RRI)

Sebagian masyarakat Indonesia mungkin belum mengetahui bahwa 11 September diperingati sebagai Hari Radio Nasional atau disebut juga sebagai Hari Radio Republik Indonesia (RRI). Dikatakan sebagai Hari Radio Nasional lantaran tanggal peringatannya diambil dari hari kelahiran RRI pada 11 September 1945. Berbicara mengenai kelahiran RRI, tentunya tidak bisa dilepaskan dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang kala itu masih seumur jagung. RRI yang dikenal dengan slogan “sekali di udara, tetap di udara” itu beroperasi pertama kali menggunakan peralatan radio Jepang, Hoso Kyoku. Tujuan utamanya menyebarluaskan informasi kepada masyarakat bahwa Indonesia telah merdeka dan menjadi negara yang berdaulat penuh. Kala itu, Abdurahman Saleh dan tujuh orang rekannya, yakni Adang Kadarusman, Soehardi, Soetarji Hardjolukita, Soemarmadi, Sudomomarto, Harto dan Maladi menjadi tokoh penting yang mempelopori lahirnya RRI.

RRI hadir sebagai salah satu antisipasi apabila saat itu sekutu mendarat di tanah air. Nyatanya, RRI berperan lebih dari itu. Radio ini juga turut serta andil saat terjadi Agresi Militer Belanda II pada tahun 1949. Seluruh pemancar milik RRI hancur karena bombardir yang diluncurkan Belanda. Tentunya, penyerangan ini mengakibatkan komunikasi antar wilayah di Indonesia dan antar negara terputus. Kondisi genting ini dimanfaatkan oleh pihak Belanda untuk menggunakan pemancar radio berdaya 350 KW yang dimiliki Belanda untuk menyebarkan ke seluruh dunia bahwa Indonesia sudah berhasil ditaklukan. Bukan berarti perlawanan menggunakan RRI terhenti begitu saja. Berbekal pemancar radio yang diam-diam berhasil diselundupkan dari Singapura, lahirlah Radio Rimba Raya. Sesuai namanya, radio tersebut berada di tengah hutan belantara untuk menghindari serangan kembali militer Belanda. Pemancar Radio Rimba Raya di Bener Meriah, Aceh dengan siaran shortwave atau gelombang pendeknya yang tidak berhenti menyuarakan bahwa Indonesia masih ada ketika Agresi Militer Belanda II.

Museum Kebangkitan Nasional

 Museum Kebangkitan Nasional masih menjadi pusat perhatian para ahli sejarah karena terdapat berbagai macam kasha (uang timah) hingga benda peninggalan yang menarik untuk diulas. Dilansir dari laman resmi Museum Jakarta dan Kementerian Pendidikan dan Kebubayaan, nama awal dari museum ini adalah STOVIA yang merupakan singkatan dari School tot Opleding van Inlandsche Arsten yaitu Sekolah Kedokteran Bumiputra.yang diresmikan pada 1 Maret 1902. Desainnya sangat kental dengan arsitektur Belanda. Bangunan ini dilapisi tembok-tembok tebal yang kokoh, yang masih bertahan utuh hingga kini. Awalnya, gedung ini adalah lembaga pendidikan bagi para pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa tokoh nasional pernah menempuh pendidikan di Stovia, seperti Ki Hadjar Dewantara, Tjipto Mangoenkoesoemo dan, R. Sutomo.

Pemanfaatan Gedung STOVIA berubah total ketika Jepang datang, sekitar tahun 1942. Kurang lebih 12 tahun, gedung pertama difungsikan sebagai kamar tahanan pasukan Belanda yang melawan Jepang. Tahun 1945 hingga 1973, gedung tua tersebut digunakan sebagai hunian keluarga tentara Belanda dan beberapa keluarga asal Ambon. Ada beberapa alasan mengapa gedung ini menjadi gedung penting bagi sejarah bangsa Indonesia. 

Pertama, gedung ini adalah saksi bisu lahirnya organisasi-organisasi pergerakan kebangsaan seperti Boedi Oetomo, Trikoro Dharmo atau Jong Java, Jong Minahasa, dan Jong Ambon. Kedua, gedung merupakan sekolah elit yang sudah mencetak beberapa tokoh kebangsaan yang berjasa besar bagi Indonesia. Alasan-alasan ini yang membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemugaran gedung Stovia tepat di tahun 1973. 

Tepat pada tanggal 20 Mei 1974, bertepatan dengan peringatan Kebangkitan Nasional, gedung ini diresmikan menjadi Gedung Kebangkitan Nasional oleh Presiden Soeharto. Gedung yang terbagi menjadi empat bagian itu difungsikan sebagai Museum Budi Utomo, Museum Wanita, Museum Pers, dan Museum Kesehatan. Pada 7 Februari 1984, gedung Stovia resmi menjadi Museum Kebangkitan Nasional. Gedung ditetapkan menjadi Benda Cagar Budaya, sehingga keutuhan gedung harus tetap dilestarikan tanpa adanya perombakan. 

Gedung Joang 45

Museum Joang 45 yang terletak di Jalan Raya Menteng Nomor 31, Jakarta Pusat. Ciri khas bangunan ini adalah warnanya dominan putih dan masih ada sisa-sisa kemewahan menyembul dari marmer yang mengalasi lantainya, serta barisan pilar besar di serambi yang menopang atap tingginya. Gedung ini terpaut hanya 1-2 kilometer dari Stasiun Gondangdia. Gedung ini pada mulanya milik pasangan suami istri Belanda, LC Schomper dan AM Bruyn. Bangunan yang sengaja dibangun sebagai hotel mewah ini, memang dimaksudkan sebagai tempat singgah para pejabat, baik pejabat Belanda, maupun pejabat pribumi.

Nahas, kejayaan hotel Schomper tidak berlangsung lama. Hotel Schomper dengan cepat berhasil dirampas oleh Jepang yang datang ke Batavia tahun 1942. Kedatangan Jepang ke Batavia diiringi dengan penyerahan tanpa syarat oleh Belanda, hingga membuat aset-aset di Batavia turut disita. Lalu apa yang membuat bangunan ini berperan dalam kemerdekaan Indonesia?

Anak Marhaen (AM) Hanafi, adalah seorang pemuda yang terlibat dalam pergerakan revolusioner. Bersama rekan-rekannya, Hanafi berhasil mendapatkan izin dari Jepang untuk menjadikan eks Hotel Schomper sebagai asrama pemuda. Tentu saja, pihak Jepang tidak mengetahui tujuan sebenarnya dari pemanfaatkan gedung ini oleh Hanafi dan rekan-rekan seperjuangannya. Ternyata, tidak hanya menjadi asrama pemuda, gedung yang kemudian dinamai Gedung Menteng 31 ini dengan cepat berubah menjadi markas bagi pemikiran-pemikiran radikal kaum muda dalam membidik kemerdekaan Indonesia. Diceritakan, asrama ini dibentuk usai para pemuda sepakat bahwa gerakan yang dijalankan harus terorganisasi demi orientasi politik bersama. Di asrama ini, para pemuda menyusun aneka strategi demi merebut kemerdekaan dari tangan Jepang. Para pemuda jebolan Gedung Joang mendesak kemerdekaan sesegera mungkin. Gerakan jebolan Gedung Menteng 31 memuncak tatkala Jepang menyerah kepada Sekutu setelah kekalahan demi kekalahan pada 1945. Setelah kabar takluknya Nippon tersiar, para pemuda Menteng 31 langsung bergerak.

Tidak Bisa Sembarangan, Ini Cara UNESCO Menetapkan Warisan Dunia

Tiap-tiap negara di dunia pasti memiliki banyak tempat bersejarah yang layak untuk dijaga dan dilestarikan keindahannya. Ada sebuah program PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) bernama United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) World Heritage Sites. Program ini berperan dalam melestarikan dan menjaga situs warisan budaya dan alam di berbagai negara.

UNESCO World Heritage terbentuk bukan tanpa alasan. Adanya program ini merupakan hasil perjanjian internasional tentang Perlindungan Terhadap Budaya Dunia dan Warisan Alam yang diadopsi UNESCO pada tahun 1972. UNESCO World Heritage mempunyai misi-misi khusus, antara lain:

  1. Mendorong negara-negara di dunia untuk menandatangani World Heritage Convention dan untuk memastikan perlindungan yang dilakukan negara-negara tersebut terhadap warisan budaya dan alam
  2. Mendorong negara anggota untuk membuat perencanaan dan menyiapkan laporan mengenai keadaan konservasi warisan dunia
  3. Mendorong  negara anggota konservasi untuk mendaftarkan situs bersejarah yang ada di wilayah nasional untuk dimasukkan dalam daftar situsan warisan dunia
  4. Membantu negara anggota dalam sisi keamanan untuk melindungi warisan alam dan budaya dengan cara memberikan pelatihan
  5. Menyediakan bantuan darurat untuk warisan dunia apabila suatu saat mengalami bahaya
  6. Mendukung kegiatan pembangunan kesadaran masyarakat di negara-negara anggota untuk melakukan konservasi terhadap situs warisan dunia
  7. Mendorong masyarakat lokal untuk melestarikan warisan budaya dan alam
  8. Mendorong kerjasama internasional dalam konservasi dari warisan budaya dan alam

Selama bertahun-tahun, semua telinga tertuju pada penambahan baru situs warisan dunia. Sampai sekarang, ada sekitar 1.153 unit cagar alam dan budaya tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Lalu, bagaimana cara UNESCO menetapkan kriteria artefak kebudayaan yang layak digelari warisan dunia?

Menurut UNESCO, warisan dikategorikan menjadi tiga, yaitu signifikansi budaya, signifikansi lingkungan, dan kombinasi dari keduanya. Proses pemberian nominasi terbilang cukup panjang, melelahkan, dan menghabiskan biaya yang mahal. Tidak sedikit dari negara-negara berkembang yang gagal mengajukan calon situs warisan dunia negaranya karena tidak sanggup menyediakan waktu dan merogoh uang yang diperlukan untuk menyusun kampanye.

Durasi minimal pencalonan sampai nominasi adalah dua tahun, biasanya juga memerlukan waktu lebih lama. Negara-negara terlebih dahulu mendaftarkan situs yang ingin dinominasikan ke dalam “Daftar Tentatif”, yang nantinya diserahkan kepada UNESCO. Situs budaya yang didaftarkan harus melalui usulan masyarakat dan komunitas, tidak hanya dari pemerintah. Kemudian, perwakilan yang mendaftarkan harus melengkapi file nominasi yang berisi informasi tentang atribut situs dan mekanisme pengelolaan serta perlindungan yang diterapkan untuk situ tersebut. Setelah melakukan langkah-langkah ini, tidak lantas selesai. Situs-situs yang didaftarkan harus melewati tahap seleksi pertama ini dan kebanyakan gagal. Selanjtnya, keputusan apakah budaya tersebut masuk dalam daftar warisan budaya dunia milik UNESCO juga tidak dengan cara yang biasanya, seperti voting atau pemungutan suara. Keputusan apakah budaya tersebut masuk dalam warisan dunia adalah melalui kajian scientific. Voting adalah pilihan paling akhir dan seringkali dihindari.

UNESCO dapat mempertimbangkan sebuah situs melalui catatan yang dikirimkan ke setiap negara pendaftar. Catatan ini berisi saran dan cara bagaimana meningkatkan nominasi sebuah situs. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebuah situs, antara lain: karya jenius hasil kreasi manusia, menyuratkan dialog nilai-nilai kemanusiaan, menjelma saksi bagi tradisi budaya dan peradaban yang hidup maupun yang telah hilang, serta representasi luar biasa dari jenis bangunan dan teknologi istimewa dalam sejarah manusia.

Selain itu, nominasi yang terpilih juga harus melewati beberapa kriteria penilaian representasi menakjubkan dari pemukiman tradisional manusia, memiliki keterkaitan dengan peristiwa dan tradisi yang masih hidup, mengandung fenomena alam superlatif dan keajaiban alam nan spektakuler, hingga menjadi contoh luar biasa dari proses evolusi bumi. Tepatnya, ada empat syarat atau kriteria wajib untuk masuk dalam daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO, yaitu originalitas, keunikan, punya nilai-nilai yang bisa diterima seluruh dunia, dan mempunyai nilai kemanusiaan secara menyeluruh.

Setelah terpilih, UNESCO akan terus mengawasi dan mengevaluasi apakah budaya tersebut terawat dengan baik. Jika tidak terawat sesuai dengan ketentuan UNESCO, maka akan mendapat peringatan-peringatan dan teguran dari lembaga ini, bahkan status sebagai warisan  dunia bisa dicabut oleh UNESCO.

Candi-Candi Megah di Indonesia, Sudah Pernah Berkunjung?

Sebagai negara yang bercorak sejarah kepercayaan Hindu-Buddha, tidak mengeherankan jika Indonesia memiliki beragam peninggalan budaya tersebut. Salah satu contoh peninggalan budaya Hindu-Buddha ini adalah candi. Ada banyak destinasi wisata Candi di Indonesia.

Walaupun Candi Prambanan atau Candi Borobudur merupakan dua destinasi Candi di Indonesia yang paling popular dan belum ada candi lain yang ditemukan di Indonesia yang konon mampu menandingi kemegahan dan kepopuleran kedua candi tersebut, tetapi jika ditilik dari segi nilai sejarah, masih banyak candi lainnya yang masih berdiri dengan gagah dan megah. Saat ini, candi-candi tersebut digunakan sebagai tempat wisata, tempat belajar sejarah, tempat mempelajari kehidupan, dan sebagainya.

Apa saja destinasi wisata candi di Indonesia lainnya selain Borobudur dan Prambanan? Yuk, simak beberapa rekomendasi destinasi Candi di Indonesia di artikel berikut ini.

Candi Mendut

Candi Mendut terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 38 kilometer ke arah barat laut dari Yogyakarta dan tiga kilometer dari Candi Borobudur. Candi bercorak Buddha ini memiliki arsitektur unik. Tempat peribadatannya didirikan oleh Raja Dharanindra atau Indra dari wangsa Syailendra. Bukti pendiriannya tertuang di dalam Prasasti Karang Tengah yang berangka tahun 824 M.

Candi Mendut berbentuk segi empat. Tinggi bangunan ini 26,40 meter di atas batu setinggi 2  meter. Terdapat tangga menuju selasar candi terdapat di sisi barat, di depan pintu masuk candi yang dilengkapi bilik penampil. Di bagian dinding pipi tangga, terdapat panil berpahat yang menggambarkan ajaran Buddha, sedangkan pada pangkal tangga, ada patung sepasang naga yang membuka mulut. Dalam mulut naga, terdapat binatang yang menyerupai sing dan di bawah naga terdapat panil bergambar makhluk kerdil “Gana”.

Selain tangga, di dinding kaki candi, terdapat 31 panil yang berisi cerita, pahatan bunga, serta suluran, sedangkan di dinding luar langkan terdapat saluran air (jaladwara). Atapnya yang terdiri dari tiga kubus yang semakin kecil ke atas dianggap memiliki kemiripan dengan candi di sekitar Komplek Candi Dieng serta Gedongsanga. Candi Mendut juga dilengkapi dengan elemen lain seperti arca dan stupa. Tepat di dalam bilik, terdapat tiga arca Buddha, Cakyamuni yang bersila, Avalokitesvara yang melambangkan sifat penolong, dan Maitreya yang melambangkan pembebas manusia di masa depan. Setelah itu, terdapat sejumlah 48 stupa di atap candi mendut. Pada tingkat pertama terdapat 24 buah, tingkat kedua 16 buah, dan tingkat teratas ada 8 buah.

Candi Kalasan

Candi Kalasan adalah salah satu candi di Yogyakarta. Candi Kalasan dipercaya merupakan candi tertua di Yogyakarta. Situs bersejarah nan megah ini memiliki keindahan arsitektur perpaduan dari gaya Hindu dan Budha. Candi Kalasan merupakan salah satu candi yang masuk dalam golongan candi bercorak Buddha. Candi Kalasan sering disebut sebagai Candi Tara atau Candi Kalibening. Kalibening merupakan tempat situs bersejarah ini berada yaitu Desa Kalibening. Secara administratif, Candi Kalasan terletak pada Desa Kalibening, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Candi Kalasan dipercaya sebagai candi peninggalan umat Budha tertua yang berada di Yogyakarta. Candi ini mempunyai keindahan serta kehalusan pada pahatannya yang tidak dimiliki oleh candi-candi lain. Hal tersebut merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi candi ini. Keunikan candi ini terletak pada arsitektur bangunan yang merupakan perpaduan antara budaya Hindu dan Budha.

Candi Kalasan berdiri di sebuah pondasi yang berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 45 x 45 meter. Candi Kalasan ini berada pada ketinggian sekitar 20 meter dari tanah yang membuat tinggi candi secara keseluruhan 34 meter. Setiap sisinya terdapat tangga untuk menuju emperan candi. Tangga tersebut dihiasi sepasang kepala naga pada kaki-kakinya. Bentuk bangunan candi Kalasan secara garis besar menyerupai empat persegi panjang yang berukuran 34 x 45 meter. Ruangan utama yang membentuk bujur sangkar terdapat bilik-bilik yang posisinya menjorok keluar pada keempat sisinya serta terdapat sebuah singgasana yang dihiasi makhluk seperti singa yang duduk di punggung gajah.

Candi Pawon

Candi Pawon terletak tepat di sumbu garis yang menghubungkan Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi yang berbentuk persegi empat dengan atap bertingkat dan sebuah bilik di dalamnya ini berukuran jauh lebih kecil dibandingkan Candi Mendut. Letak Candi Pawon cukup tersembunyi karena dikelilingi rumah penduduk. Candi Pawon tersusun dari batuan vulkanik dengan perpaduan gaya bangunan Hindu Jawa kuno dan India, serta memiliki kemiripan corak ragam hias dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur. Para ahli sepakat ketiga candi ini dibangun pada abad yang sama. Hal ini dipertegas dengan penemuan Prasasti Kayumwungan atau Prasasti Karangtengah yang bertanggal 26 Mei 824 Masehi.

Merujuk arti nama candi, kata pawon  memiliki beragam makna dan penafsiran. Kata Pawon dalam Bahasa Jawa berarti dapur atau tempat yang biasa digunakan untuk memasak. J.G. de Casparis mengatakan bahwa kata pawon berasal dari kata perawuan atau perabuan, sedangkan penduduk lokal mengatakan bahwa kata pawon berasal dari pawuan yang berarti tempat pembuangan atau pembakaran sampah. Semua kata ini merujuk pada satu hal, yakni adanya api atau proses pembakaran di Candi Pawon. Dalam bilik candi terdapat enam lubang angin yang bisa berfungsi sebagai tempat keluarnya asap hasil pembakaran. Lubang angin ini menjadi pembeda arsitektur Candi Pawon dengan candi-candi lain yang biliknya tertutup rapat. Selain dinamakan Candi Pawon, penduduk sekitar juga menyebutnya dengan nama Candi Brajanalan yang berasal dari kata vajra (halilintar) dan anala (api).

Candi Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko adalah peninggalan situs arkeologi yang merupakan bekas istana yang terdiri dari beberapa bangunan. Istana Ratu Boko dikelola sebuah perusahaan BUMN, yaitu PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko. Istana Ratu Boko terletak di Bokoharjo, Prambanan, Kabupatrn Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Istana Ratu Boko mempunyai luas sekitar 25 hektar. Dulunya, candi ini digunakan pada abad ke-8 pada masa Wangsa Sailendra atau Rakai Panangkaran yang berasal dari Kerajaan Medang (Mataram Hindu). Apabila dilihat dari sisa bangunnya, dulunya candi ini merupakan sebuah kompleks istana raja. Hal ini terbukti dari adanya bangunan berbenteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Selain itu juga terdapat situs penduduk di sekitar lokasi istana.

Bagian tengah kompleks candi, terdapat gapura utama sebagai pintu masuk, lapangan, kolam, paseban dan candi pembakaran. Bagian tenggara terdapat pendopo, kolam, candi dan kompleks Keputren, sedangkan untuk yang bagian barat kompleks hanyalah perbukitan yang menarik.

Keistimewaan Candi Ratu Boko bisa dilihat dari segi kompleks bangunan. Hal ini terlihat jelas dan berbeda dengan bangunan candi pada umumnya. Terdapat bekas bangunan kolam renang mengisyaratkan bahwa tempat ini dulunya memang sebuah kompleks istana. Selain itu, letaknya yang berada diatas bukit sebagai tanda terdapatnya mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keistimewaan lainnya adalah adanya Candi Pembakaran yang digunakan untuk membakar mayat. Dari Candi Pembakaran, terdapat sebuah sumur suci yang konon pada zaman dulu digunakan warga untuk upacara keagamaan. Para penganut Agama Hindu juga sering menggunakan air yang ada di sumur ini untuk perayaan Tawur Agung.

Menariknya lagi dari situs ini, di Istana Ratu Boko terdapat dua buah goa yang disebut Goa Lanang dan Goa Wadon. Relief di Goa ini menggambarkan alat yang dimiliki oleh laki-laki dan wanita. Yang dianggap sebagai perwakilan Siwa dalam ajaran agama Hindu. Penyatuan antara yoni (cewek) dan lingga (cowok) dipercaya membawa kesejahteraan bagi semuanya. Tempat ini diprediksi sebagai tempat bermeditasi pada jaman dahulu. Selain menikmati keindahan bangunan yang ada di sekitar Istana Ratu Boko, Anda juga dapat melihat kemegahan Candi Prambanan dari atas bukit istana. Menanti sunset (matahari tenggelam) dari atas bukit merupakan moment yang paling ditunggu-tunggu jika berlibur ke Candi Ratu Boko.

Candi Cetho

Ada sebuah candi yang letaknya berada di atas ketinggian, tepatnya berada di lereng Gunung Lawu dan dijadikan salah satu tempat sebagai jalur pendakian. Walaupun letaknya jauh dan membutuhkan waktu yang lama karena memutar, namun jalur pendakian ini memiliki pemandangan yang sangat mengesankan, dibandingkan dengan Jalur pendakian yang lain. Tempat ini bernama Candi Cetho. Candi bercorak agama Hindu ini diperkirakan dibangun pada masa kerajaan Majapahit. Letaknya berada di 1496 mdpl dan menjadi salah satu candi tertinggi di Indonesia bersama dengan Candi Arjuna, Candi Gedong Songo, dan Candi Ijo.

Saat ditemukan, candi ini berbentuk sebuah reruntuhan dengan 14 teras yang memanjang dari barat ke Timur. Struktur yang bertingkat di duga kuat merupakan kultur budaya Nusantara dengan Hinduismenya. Pemugaran Candi pertama kali dilakukan pada tahun 1970 oleh Sudjono Humardani yang dahulu menjabat sebagai asisten Suharto. Sudjono mengubah total struktur asli Candi meskipun konsep punden berundak masih tetap dipertahankan.

Saat pertama kali ditemukan, Candi Cetho memiliki 14 teras. Saat ini, hanya terdapat sembilan teras. Kesembilan teras yang dapat ditemukan pada saat ini merupakan hasil pemugaran yang dilakukan oleh Sudjono Humardani pada tahun 1975-1976. Pada teras pertama, terdapat gapura besar yang merupakan penambahan saat pemugaran dan dua arca penjaga. Naik ke teras kedua, dapat dijumpai petilasan Ki Ageng Kricingwesi. Ki Ageng Kricingwesi dipercaya sebagai leluhur masyarakat Dusun Ceto.

Di teras ketiga, terdapat batu mendatar yang disusun membentuk kura-kura raksasa. Kura-kura ini diperkirakan merupakan lambang Majapahit yang disebut surya Majapahit. Selain itu, ada pula simbol phallus (alat kelamin pria) sepanjang 2 meter. Kura-kura merupakan lambang penciptaan alam semesta, sedangkan phallus merupakan lambang penciptaan manusia. Selain itu, di teras ini juga terdapat penggambaran hewan-hewan atau disebut juga sengkalan memet yang merupakan catatan dimulainya pembangunan candi ini.

Naik ke teras keempat, terdapat relief yang memuat cuplikan kisah Samudramanthana dan Garudeya. Adanya cuplikan dua kisah ini juga menguatkan asumsi fungsi Candi Cetho sebagai tempat peruwatan. Teras kelima dan keenam, terdapat bangunan berupa pendapa yang sering digunakan sebagai tempat berlangsungnya upacara-upacara keagaamaan. Teras ketujuh, terdapat dua arca di sisi utara dan selatan. Arca tersebut bernama arca Sabdapalon dan Nayagenggong. Menurut kepercayaan, Sabdapalon dan Nayagenggong merupakan penasihat spiritual Prabu Brawijaya V.

Di teras kedelapan, terdapat arca phallus yang disebut “kuntobimo” dan arca Prabu Brawijaya V dalam wujud mahadewa. Sementara, teras yang terakhir merupakan tempat pemanjatan doa. Teras kesembilan ini tidak dibuka setiap saat. Pada tangga masuknya, terdapat gerbang yang dikunci. Gerbang baru dibuka pada acara-acara khusus, seperti sembahyang.

Diperingati Setiap Tanggal 23 Juli, Ini Sejarah Peringatan Hari Anak Nasional

Tepat hari ini, Jumat, 23 Juli 2021 untuk kesekian kalinya diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Anak Nasional tahu ini berbeda karena diperingati di saat suasana pandemi Covid-19. Mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan tagline “Anak Peduli di Masa Pandemi”, peringatan Hari Anak Nasional dirayakan dengan cara saling berbagi ucapan kepada teman-teman.

Dibalik khidmatnya perayaan Hari Anak Nasional, ternyata tersimpan sejarah cukup panjang. Perjuangan untuk melahirkan perayaan Hari Anak Nasional di Indonesia ada sejak berdirinya Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang diresmikan pada tahun 1946. Salah satu agenda yang dibahas dalam kongres tersebut adalah menetapkan Hari Anak Nasional.

Kala itu, tanggal 6 Juni dipilih sebagai momen untuk merayakan Hari Anak Nasional. Tanggal ini dipilih mengingat hari lahir Bapak Proklamator Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno tanggal 1 Juni berdekatan dengan tanggal 6 Juni. Ketika era Soekarno diganti dengan era Orde Baru, banyak perubahan yang terjadi di Indonesia, termasuk perubahan peringatan Hari Anak Nasional. Akhirnya, presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, mengeluarkan keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1984 yang memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Tanggal 23 Juli dipilih berdasarkan penyelarasan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979, sehingga sampai hari ini, Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Demi mendukung perlindungan hak-hak anak di Indonesia, maka disahkan beberapa payung hukum untuk memperkuatnya, antara lain:

UU No. 4 Tahun 1979

Pemerintah Republik Indonesia mengesahkan undang-undang ini pada tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak yang memuat berbagai ketentuan tentang masalah anak di Indonesia.

Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1989

Memuat mengenai Pembinaan Kesejahteraan Anak sebagai landasan hukum terciptanya Dasawarsa Anak Indonesia 1 pada tahun 1986 sampai 1996 dan Dasawarsa Anak II pada tahun 1996 sampai 2006.

Membentuk Komisi Perlindungan Anak (KPAI)

KPAI adalah lembaga independen yang berperan melakukan pengawasan dan pelaksanaan upaya perlindungan anak yang dilakukan oleh lembaga negara, serta melakukan investigasi terhadap pelanggaran hak anak. Selain itu, KPAI dapat memberikan saran dan masukan secara langsung ke Presiden tentang berbagai upaya yang perlu dilakukan berkaitan dengan perlindungan anak.

Mengganti nama menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Usaha lain yang dilakukan pemerintah untuk melindungi anak-anak Indonesia, yaitu melalui Kabinet Indonesia Bersatu jilid kedua. Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengganti nama Kementerian Pemberdayaan Perempuan menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa). Adanya perubahan tersebut diharapkan penanganan dan perhatian masalah anak menjadi lebih intens dan fokus.

Peringatan Hari Anak Nasional 2021 dirilis secara resmi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menyebutkan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan tagline #AnakPedulidiMasaPandemi. Tema ini dipilih sebagai motivasi bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen untuk tetap melaksana Hari Anak Nasional tahun ini secara virtual, tanpa membuang makna Hari Anak Nasional.

Kemenpppa RI juga menyertakan logo HAN 2021 dengan rincian dan filosofi sebagai berikut:

3 Anak Memegang Bendera Merah Putih Setiap anak termasuk anak disabilitas memiliki impian (cita-cita) yang dapat diraih dengan doa, semangat dan dukungan keluarga. Anak sebagai generasi penerus bangsa, perlu didukung dan dilindungi, agar tumbuh sebagai manusia dewasa yang berjiwa Pancasila di bawah naungan sangsaka merah putih.

Warna Merah dan Putih Menjadi kebersamaan dan nasionalisme anak anak Indonesia untuk tetap kreatif dan bersemangat tetap saling mendukung dalam melewati masa sulit.

Garis Berwarna abu Pandemi COVID-19 berdampak terhadap dunia anak-anak dengan perubahan pola hidup. Namun, anak-anak harus diupayakan terpenuhi haknya, bergembira dan penuh kreativitas, dalam perlindungan keluarga.

Kuliner-Kuliner Lezat Saat Idul Adha, Cobain Yuk!

Idul Adha atau biasa disebut Hari Raya Haji identik dengan berbagai macam olahan daging sapi, kambing, dan unta. Hari Raya Idul Adha tidak hanya menjadi momen para umat muslim untuk berkurban. Berbagai olahan daging khas Idul Adha sering dihidangkan di setiap rumah. Daging-daging ini akan diolah menjadi kuliner yang nikmat. Tidak hanya di Indonesia, ternyata kuliner khas Idul Adha di negara lain juga tak kalah nikmat. Berikut beberapa santapan lezat khas Idul Adha.

Sate

Dalam tradisi kaum Muslim di Indonesia, Idul Adha menjadi hari yang istimewa, sebab pada hari itu daging kurban melimpah dan dibagikan kepada banyak orang. Banyaknya daging inilah dimanfaatkan untuk diolah menjadi sate. Tradisi tersebut konon sudah belangsung sejak abad ke-19. Saat itu, sate diperkenalkan dari pendatang Arab atau Muslim Tamil dan Gujarat dari India, kemudian dikembangkan di Tanah Jawa dan disebarluaskan ke seluruh Nusantara.

Maqluba

Maqluba merupakan hidangan khas Palestina yang unik. Maqluba berupa tumpukan nasi berbumbu, ayam, kembang kol dan terong. Sekilas, bentuknya seperti tumpeng. Maqluba memang mirip tumpeng, tetapi jika tumpeng merupakan tumpukan nasi kuning dengan lauk pauk yang tertata di sekelilingnya, lain halnya dengan Maqluba. Di tempat asalnya, Maqluba dihidangkan untuk dimakan dengan tangan. Maqluba juga biasa dinikmati dengan roti pita atau roti yang tipis. Tidak hanya di Palestina, Maqluba juga tersebar ke negara lain. Di negara timur tengah lain, seperti Oman, Maqluba juga bisa dihidangkan bersama topping udang sebagai pengganti ayam dan disajikan dengan saus yang terbuat dari yoghurt.

Tagine

Tagine adalah suatu alat memasak sekaligus tempat penyajian. Terbuat dari tanah liat, bahan keramik berat yang berbentuk gerabah berglasir ditutupi dengan tutup berbentuk kerucut dengan bahan yang sama. tagine maroko. Tagine adalah makanan khas yang berasal dari Maroko. Tagine memiliki jenis yang beragam, mulai dari tagine daging kambing, daging sapi, daging ayam, hingga tagine sayuran yang bermacam-macam. Pada dasarnya, makanan Tagine adalah semacam rebusan yang terdiri dari campuran sayuran, daging ayam atau daging kambing/sapi dengan ditambah bumbu-bumbu khas Maroko seperti daun khusbur dan mukholat. 

Biasanya, Tagine dipergunakan untuk merebus daging dengan api suhu yang rendah, sehingga menghasilkan daging dengan aroma yang kuat. Untuk mengetahui matang atau belum, cukup angkat bagian atas yang berbentuk seperti pegangan pada penutupnya. Untuk menghidangkan Tagine tidak perlu dipisah ke piring saji. Selain sebagai alat memasak, piringan dari tanah liat ini berfungsi sebagai wadah penyajian, karena bisa menyimpan panas makanan dalam waktu cukup lama. Bentuk dan tampilan yang cantik membuatnya pantas di taruh langsung di atas meja santap.

Boulfaf

Apabila di Indonesia, hidangan khas Idul Adha identik dengan sate, maka di luar negeri juga terdapat menu yang sangat mirip dengan sate. Hidangan ini disebut Boulfaf. Menu ini popular dan banyak digemari. Walaupun mirip, yang membedakannya dengan sate terletak di bahan dasarnya. Jika sate terbuat dari daging sapi atau kambing yang dibakar,  Boulfaf terbuat dari hati kambing yang dipanggang. Boulfaf banyak ditemui di Tunisia dan Maroko.

Biryani

Nasi briyani atau biryani adalah salah satu hidangan asal Asia Selatan, tepatnya India dan Pakistan. Nasi biryani cukup popular di Indonesia. Biasanya, nasi terbuat dari beras basmati , dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran dan daging (ayam, kambing, ikan, udang atau sapi) .Di Indonesia dan Malaysia, hidangan ini disebut dengan tambahan kata nasi (nasi biryani, nasi briyani, nasi briani, atau nasi beriani).

Nalli Nihari

Setiap negara tentunya mempunyai kuliner khasnya masing-masing pada saat hari kurban tiba, tidak terkecuali di India. Negara ini mempunyai menu makanan yang paling banyak digemari yaitu Nalli Nihari. Kuliner ini berasal dari Delhi atau Lucknow. Nalli Nihari berbahan dasar daging yang diolah dalam jangka waktu yang lama. Untuk membuatnya anda bisa menggunakan daging kambing ataupun sapi dengaan campuran tulang sumsumnya. Untuk menambah kelezatannya anda makanan ini akan ditambahkan dengan sayuran yang masih segar dan daun ketumbar.

Belajar Sejarah dan Warisan Budaya di Museum Provinsi Kalimantan Barat

Museum Provinsi Kalimantan Barat menjadi wadah kebudayaan dan sejarah, serta dijadikan pusat penyimpanan dan perawatan barang-barang koleksi terbesar di Provinsi Kalimantan Barat. Museum Kalimantan Barat dibangun tahun 1974.

Museum Kalimantan Barat berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Museum Kalimantan Barat menyimpan barang-barang peninggalan sejarah kebudayaan masyarakat Kalimantan Barat dari berbagai suku, yaitu Suku Dayak, Suku Melayu dan Suku Tionghoa. 

Desain Museum Kalimantan Barat terbagi menjadi tiga ruangan yaitu Ruang pengenalan, Ruang Budaya Kalimantan Barat, dan Ruang Keramik. 

Dalam ruang pengenalan terdapat tujuh jenis koleksi yaitu: 

Koleksi Geografika/ Geologika, berisikan peta dan jenis- jenis batuan pada awal peradaban manusia di Kalimantan Barat. 

Koleksi Biologis, berisikan tengkorak atau rangka manusia, tumbuhan, dan binatang yang berupa replika ataupun berbentuk patung hasil pengawetan. 

Koleksi Arkeologika, berisikan benda peninggalan budaya Kalimantan Barat sejak masuknya budaya Barat. 

Koleksi Historika, berisikan benda-benda yang berhubungan dengan suatu peristiwa sejarah seperti tokoh, negara dan kelompok berupa pakaian dan peralatan penunjang lainnya. 

Koleksi Numismatika, berisikan mata uang yang pernah digunakan masyarakat. Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi mata uang yang pernah digunakan di Kalimantan Barat. Misalnya, pada zaman digunakan sistem barter. Ada juga uang dari emas, perak, dan tembaga pada masa kerajaan di Indonesia, seperti kerajaan Hindu, Budha, dan Islam. Kemudian, setelah kedatangan Belanda, ada juga mata uang VOC, Hindia Belanda, dan NICA. Lalu, ada pula Inggris yang membuat mata uang Rupee Jamaa di sini. Tidak mau ketinggalan, Jepang juga membuat uang kertas dengan bahasa Jepang, Belanda, dan Indonesia. Pada akhirnya, Indonesia pun membuat mata uangnya sendiri, yakni Rupiah.

Koleksi Heraldika, berisikan tanda jasa, tanda jasa, perangkat resmi dan cap/stempel. 

Ruang Budaya Kalimantan Barat berisikan tujuh unsur kebudayaan, yaitu religi dan upacara kebudayaan, mata pencaharian hidup, organisasi kemasyarakatan, teknologi dan peralatan, pengetahuan , kesenian, serta bahasa. 

Ruang Keramik berisi koleksi dari berbagai jenis tempayan, piring, mangkok, sendok dan berbagai peralatan yang berasal dari Cina, Vietnam, Jepang, Eropa dan keramik lokal Singkawang. 

Bagian belakang ruangan museum terdapat berbagai macam koleksi yang terbilang cukup besar seperti jangkar kapal dagang asing, Miniatur rumah lanting, miniatur lumbung padi/dangau, miniatur lancang kuning, miniatur tungku naga, miniatur rumah kopra, press karet, replika batu pahit, gazebo. Terdapat pula ruang Kontemporer yang sering digunakan sebagai ruang pameran. 

Di kanan kiri loket tiket terdapat pula replika rumah tradisional dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat beserta penjelasannya. 

Sekitar 4.000 jumlah koleksi barang antik dan bersejarah tersimpan rapi di Museum Kalimantan Barat. Hebatnya, ada salah satu koleksi di Museum Kalimantan Barat yang pernah dipamerkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Belgia. Koleksi bersejarah tersebut dinamakan Tiang Sandung. Tiang Sandung adalah tiang berukuran panjang sekitar satu sampai dua meter, terbuat dari kayu belian.

Tiang Sandung digunakan untuk membangun Rumah Sandung. Rumah Sandung adalah tempat menyimpan abu atau tulang belulang para leluhur. Ukuran dan jumlah tiang pada Rumah Sandung menjadi tolok ukur dari simbol dan status sosial, serta kemampuan keluarga yang ditinggalkan. Pihak museum melalukan rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan dengan meggunakan campuran bahan-bahan kimia untuk membersihkan barang-barang yang terkena debu dan jamur.  

Sambal-Sambal Nusantara Ini Bikin Makan Lebih Nikmat

Sambal menjadi salah satu pelengkap makanan yang digemari masyarakat Indonesia. Hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Marauke setuju bahwa sambal menjadikan rasa makanan lebih nikmat dan membuat nafsu makan lebih tergugah. Bahkan, saat melakukan perjalanan jauh ataupun tinggal di luar negeri, sambal kemasan menjadi pilihan yang wajib dibawa.

Menurut histori, kebiasaan sambal ini ternyata tidak begitu saja terjadi. Konon, kebiasaan ini telah berlangsung sejak lama. Eksistensi cabai di dapur Indonesia, tercatat sejak tahun 1814. Catatan ini ditemukan di Serat Centhini yang merupakan kumpulan agama, seni, dan ramalan. Di dalam serat tersebut, disebutkan beberapa jenis sambal, seperti sambal trancam sambal gocek, sambal kluwak, dan sambal cempaluk.

Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin banyak kreasi sambal yang dihadirkan sebagai pendamping makanan di Indonesia. Banyak diantaranya yang menjadi familiar dalam setiap sajian kuliner. Berikut adalah sambal-sambal yang terkenal di Indonesia.

Sambal Terasi

Sambal terasi adalah sambal yang paling popular di Indonesia. Sambal ini berasal dari Jawa Tengah. Ada dua versi sambal terasi, yaitu sambal terasi matang dan sambal terasi mentah. Sambal terasi banyak dijumpai di warung makan dan restoran-restoran di Indonesia. Rasa pedas dan aroma khas terasi di sambal ini mampu menghipnotis, sehingga meningkatkan selera makan.

Sambal Matah

Masyarakat Indonesia pasti sangat familiar dengan sambal matah. Sambal matah memiliki arti sambal mentah. Sambal ini berasal dari pulau Dewata, Bali. Seperti arti namanya, sambal ini memang terbuat dari bahan-bahan mentah tanpa proses memasak dan mengulek. Menyimpan sambal matah  biasanya tidak lebih dari sehari, karena jika lebih dari itu akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Sambal matah tidak hanya digemari masyarakat Bali. Sambal ini menjadi menu pelengkap yang wajib ada di banyak restoran nasional dan internasional di Indonesia.

Sambal Roa

Sambal roa adalah sambal khas yang berasal dari Manado. Sambal roa terbuat dari campuran cabai dan ikan roa. Ikan roa hanya ditemukan di perairan Manado, Maluku, dan Sulawesi. Untuk membuat sambal roa, ikan roa asap biasanya akan dihaluskan dengan bumbu rempah, tomat, dan cabai. Saking terkenalnya, sambal roa kini banyak dijual dalam bentuk botolan dan bisa didapatkan di seluruh nusantara.

Sambal Cabe Ijo

Bagi yang hobi menyantap masakan Padang, tentunya sudah tidak asing lagi dengan sambal cabe ijo. Sambal ini sangat popular di setiap rumah makan Padang. Kata ijo merujuk ke bahasa lokal yang berarti hijau. Bahan utama membuat sambal ini adalah cabai hijau, sehingga warna sambal pun sesuai dengan warna cabai yang dipakai. Racikannya terdiri dari cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat hijau. Rasa yang bisa didapatkan dari sambal ijo adalah rasa gurih serta berminyak.

Sambal Kecap

Sambal kecap menjadi sambal pilihan yang bisa dinikmati tanpa harus ribet membuatnya. Bahan baku sambal kecap terbuat dari bahan-bahan mentah dan segar, yaitu irisan cabai rawit, irisan bawang merah, dan tentu saja kecap manis. Sambal kecap paling cocok disajikan menjadi cocolan sajian gorengan dan beberapa makanan yang diolah dengan cara dibakar/dipanggang.

Sambal Dabu-Dabu

Selain sambal roa, Manado memiliki sambal khas yang tidak boleh dilewatkan. Sambal ini dinamakan sambal dabu-dabu. Sebagian orang masih keliru membedakan antara sambal matah dan sambal dabu-dabu karena kedua sambal ini terlihat mirip jika dilihat sekilas. Ternyata, sambal dabu-dabu tidak menambahkan serai sebagai bahan utama, sedangkan sambal matah menggunakan serai. Sambal dabu-dabu juga menggunakan tomat, sedangkan sambal matah tidak menggunakan tomat.

Sambal Bawang

Jika ingin membuat sambal yang mudah di rumah, maka sambal bawang adalah solusinya. Sambal ini menjadi favorit banyak orang. Biasanya, paling banyak disajikan di menu ayam geprek. Bahan untuk membuat sambal bawang, yaitu cabai rawit merah, bawang merah dan bawang putih yang diulek mentah lalu disiram minyak panas.

Sambal Bajak

Sambal bajak adalah sambal ikonik dan legendaris yang banyak ditemukan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nama sambal bajak tidak ada hubungannya dengan bajak laut. Dinamakan sambal bajak, karena menurut asal-usulnya sambal ini sering disajikan para istri untuk para suami yang sedang membajak sawah. Sekilas, sambal ini mirip dengan sambal terasi. Rasa sambal bajak identik manis dan pedas. Warnanya merah pekat karena banyak menggunakan cabai merah besar dan cabai keriting.

Sambal Mangga

Jika sedang musim mangga, kamu bisa memanfaatkan buah ini untuk diolah menjadi sambal. Sambal ini dibuat dari mangga muda, biasanya dipadukan ikan teri agar lebih terasa nikmat. Tekstur mangga muda yang keras tentunya akan memberikan sensasi yang berbeda saat disantap menjadi sambal.

Sambal Andaliman

Sudah pernah mencicipi sambal andaliman? Sambal ini terkenal akan citarasanya yang khas dan menggigit. Sambal andaliman merupakan sambal khas orang Batak. Sambal ini juga dijuluki mericanya orang Batak. Sambal andaliman terbuat dari andaliman yang merupakan tanaman khas Tanah Batak, Sumatera Utara. Andaliman merupakan bumbu masak khas Asia yang berasal dari kulit luar buah beberapa jenis tumbuhan anggota marga Zanthoxylum (suku jeruk-jerukan, Rutaceae). Bumbu ini di Indonesia hanya dikenal dalam masakan khas Batak, sehingga dikenal orang luar daerah sebagai merica batak.

Andaliman ini beraroma jeruk yang lembut dan menggigit sehingga menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah, meskipun tidak sepedas cabai atau lada. Membuat sambal andaliman harus dipadukan dengan cabe rawit untuk rasa pedas, perasan jeruk nipis untuk asam segar dan berbagai rempah lainnya.